Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali merosot hingga mencapai auto reject bawah (ARB) ke level Rp 37 per saham pada perdagangan sesi pertama, Selasa (29/9). Ini adalah kedua kalinya secara berturut-turut GOTO menyentuh batas ARB sejak Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan batas minimum harga saham Rp 1 mulai Senin (28/9) kemarin.
Tersungkurnya saham GOTO membuat posisi investasi anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), Telkomsel, mencatatkan floating loss jumbo. Telkomsel tercatat menggenggam 23,72 miliar saham GOTO atau sekitar 1,99% di harga Rp 270 per saham.
Dengan harga GOTO kini bertengger di Rp 37, nilai investasi pun anjlok hingga sekitar 86,3%. Apabila dikalkulasikan, floating loss investasi Telkomsel di GOTO mencapai sekitar Rp 5,53 triliun.
Alhasil, nilai kepemilikan Telkomsel yang semula sekitar Rp 6,40 triliun, kini menyusut hanya tersisa sekitar Rp 877,64 miliar berdasarkan harga Rp 37 per saham.
Sebelumnya, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel, Daru Mulyawan mengatakan, investasi Telkomsel di GOTO menjadi bagian dari kemitraan strategis jangka panjang yang berfokus pada optimalisasi potensi, sinergi, dan penciptaan nilai bagi perusahaan.
Menurut dia, pergerakan harga saham GOTO mencerminkan dinamika pasar dan tidak sepenuhnya menggambarkan manfaat strategis dari kemitraan kedua perusahaan. Adapun ke depannya, ia menyatakan Telkomsel akan terus melakukan evaluasi secara disiplin terhadap kinerja investasi dan realisasi sinergi perusahaan.
“Setiap keputusan terkait investasi akan diambil secara pruden berdasarkan kajian yang komprehensif serta mengikuti prinsip data kelola dan mekanisme persetujuan yang berlaku,” kata Daru dalam konferensi pers paparan publik 2026, Senin (7/9).
Head of Corporate Affairs GOTO, Audrey Petriny mengatakan, harga saham GOTO saat ini tidak mencerminkan fundamental bisnis perseroan yang terus menguat. “Dinamika harga saham lebih disebabkan oleh aspek teknis menyusul aturan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait batas bawah harga saham yang tidak lagi di Rp 50,” kata Audrey dalam keterangan resmi, dikutip pada Senin (28/9).
Dia menuturkan, kinerja bisnis GOTO terus menunjukkan pertumbuhan positif. Pada kuartal II/2026, perseroan kembali mencetak laba bersih sebesar Rp252 miliar dan membukukan laba selama dua kuartal berturut-turut.
Pendapatan bersih GOTO tercatat sebesar Rp 5,7 triliun, sedangkan adjusted EBITDA mencapai lebih dari Rp 1 triliun. “Kami juga tetap berada di jalur yang tepat untuk mencapai pedoman EBITDA yang disesuaikan untuk setahun penuh sebesar Rp 3,2-3,4 triliun,” ujarnya.
Audrey mengatakan GOTO akan tetap fokus memperkuat kinerja bisnis yang diyakini dapat menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi para pemegang saham.
Menilik hitung-hitungan Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, jikalau ada investor yang ingin menjual 1 juta lot saja belum tentu terjual, apalagi institusi asing yang menggenggam puluhan juta lot atau milyaran lembar saham.
“Berdasarkan logika sederhana di atas, most likely guyuran GOTO masih akan berlanjut besok-besok,” kata Liza.
Secara teknikal, saham GOTO masih bergerak dalam tren penurunan yang membentuk pola parallel channel. Menurutnya, saham GOTO berpotensi menguji area support di kisaran Rp 36 hingga Rp 27. “Lihat teknikal aja deh dulu, kira-kira ke Rp 27 (fair value GOTO),” ujar Liza.
Selasa, 29 September 2026 14:56 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono memberikan keterangan media di Pelabuhan Perikanan Nusantara, Jembrana, Bali, Selasa (29/9/2026). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)
Jembrana, Bali (ANTARA) - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut pemerintah akan melakukan dua pengembangan pelabuhan perikanan modern terintergasi lainnya di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap, Jawa Tengah, dan Bitung, Sulawesi Utara, setelah Cirebon dan Bali.
Ia mengatakan pengembangan sejumlah pelabuhan perikanan modern bertujuan untuk memperkuat peran pelabuhan sebagai pusat bisnis hasil tangkapan ikan dan ekspor produk perikanan, dengan pelayanan yang lebih terintegrasi bagi nelayan dan pelaku usaha.
"Setelah ini nanti kita akan lakukan hal yang sama di Cilacap, kemudian Bitung. Jadi ada empat pelabuhan yang kita akan tingkatkan menjadi pelabuhan modern, international fish market kira-kira begitu," ujar Trenggono di Jembrana, Bali, Selasa.
Ia mengatakan pengembangan pelabuhan tersebut akan dilakukan sebagai proyek percontohan atau modeling. Pemerintah akan melihat efektivitas pengembangan di empat titik yang telah direncanakan yakni Cirebon, Pengambengan (Jembrana, Bali), Cilacap, dan Bitung sebelum memperluas konsep serupa ke pelabuhan lainnya.
"Kalau ini sudah dari empat titik itu sudah kita bangun, kita akan monitor. Sama seperti yang biasa kami lakukan, baik itu pembangunan kampung nelayan merah putih, baik itu pembuatan mini RAS (budi daya ikan skala kecil), baik itu pembangunan integrated shrimp farm dan lain sebagainya, itu selalu kita buat modeling," jelasnya.
Menurut Trenggono, keberhasilan model di empat pelabuhan tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi untuk membangun kekuatan ekonomi baru di sektor kelautan dan perikanan.
Lebih lanjut, Trenggono menjelaskan pemilihan lokasi pelabuhan tersebut disesuaikan dengan potensi sumber daya perikanan dan jalur penangkapan ikan di masing-masing wilayah.
Sebagai contoh, untuk wilayah selatan Indonesia, pemerintah mengembangkan pelabuhan di Bali dan Cilacap karena berada di kawasan yang memiliki potensi perikanan, terutama tuna sirip biru dan cumi-cumi.
"Kalau mewakili Indonesia, jalur 573 itu jalur Laut Hindia yang potensi tuna sirip birunya besar, lalu kemudian cuminya juga besar, maka dua pelabuhan yang kita bikin, yang pertama di sini, yang kedua di Cilacap," kata Trenggono.
Sementara itu, Cirebon dipilih untuk mewakili kawasan Pantai Utara Jawa yang memiliki potensi komoditas cumi-cumi sekaligus memiliki sejarah ekspor perikanan yang besar.
"Lalu kemudian yang di Pantai Utara, itu juga banyak sekali cumi, itu di Cirebon. Dari Cirebon, karena Cirebon juga pertama punya sejarah ekspor yang paling besar di sana, jadi kita kembangkan," ujarnya.
Untuk kawasan Indonesia Timur, pemerintah mengarahkan pengembangan pelabuhan modern di Bitung. Selain itu, pemerintah juga masih melakukan kajian terhadap Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.
"Berikutnya yang di Indonesia Timur. Indonesia Timur itu di Bitung. Nanti sebetulnya satu lagi di Belawan ya, tapi sedang kita studi dulu Belawan seperti apa," imbuhnya.
Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemutaran video YouTube di sejumlah ponsel Samsung dilaporkan mengalami kendala, di mana video macet namun audionya tetap berjalan normal. Laporan ini datang dari para pengguna perangkat seperti Galaxy Z Fold 8 Ultra dan S26 Ultra, yang diduga disebabkan oleh adanya bug.
Seorang pengguna Z Fold 8 Ultra mengunggah keluhannya di forum resmi Samsung berbahasa Korea dan menyatakan bahwa video YouTube miliknya membeku saat diputar. Sejumlah pengguna lain turut melaporkan pengalaman serupa, sebagaimana dihimpun dari Phone Arena, Selasa (29/9/2026).
Keluhan dengan topik serupa juga ditemukan di platform Reddit. Dalam laporan Phone Arena dari sebulan lalu, terdapat sekitar 30 komentar yang membahas masalah serupa.
Beberapa laporan menyebutkan bahwa video membeku atau tidak berjalan semestinya, tetapi suaranya terus mengalir. Sementara itu, ada pula laporan mengenai video YouTube yang berulang secara terus-menerus pada 10 detik terakhir tanpa henti.
Sebuah unggahan dari dua bulan lalu juga menyoroti masalah video yang berhenti total disertai layar yang mati. Untuk mengatasi hal tersebut, seorang pengguna membagikan solusi sementara dengan menonaktifkan fitur pengoptimalan baterai pada aplikasi YouTube.
Laporan lain dalam forum r/technology menyebutkan bahwa bug ini memaksa pengguna untuk menutup dan membuka kembali aplikasi YouTube secara berulang-ulang agar pemutaran video dapat kembali normal.
Salah satu artikel di Phone Arena memperkirakan bahwa masalah ini bersumber dari perangkat lunak (software), baik dari sisi aplikasi YouTube maupun antarmuka One UI, dan bukan disebabkan oleh kerusakan perangkat keras (hardware). Kendala ini diprediksi dapat diselesaikan melalui pembaruan perangkat lunak di masa mendatang.
Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi masalah video macet di ponsel Samsung:
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
Industri periferal gim menggeliat karena Logitech G resmi mengumumkan kehadiran 15 produk terbarunya melalui perhelatan Logitech G PLAY: The Road to the Breakthrough.
Ini menandai salah satu peluncuran yang cukup ambisius dalam sejarah perusahaan, mencakup ekosistem perangkat esports, simulasi balap (sim racing), perangkat PC gaming, hingga perlengkapan esensial bagi kreator konten.
Ekspansi besar-besaran ini diklaim sebagai respons langsung terhadap cepatnya laju inovasi dan metode kompetisi di era digital saat ini.
General Manager Logitech G, Robin Piispanen, menegaskan bahwa peluncuran ini adalah wujud nyata dari komitmen perusahaan dalam mendorong batas kemampuan teknis sebuah perangkat keras gim.
“Dinamika dunia gaming kini berkembang lebih cepat dari sebelumnya, seiring munculnya teknologi baru dan cara-cara baru berkompetisi. Kami terus mendengarkan kebutuhan para pemain untuk menghadirkan teknologi yang mampu melampaui batasan sebelumnya,” ujar Robin Piispanen.
Menyasar pasar kompetitif level teratas, lini produk PRO Series mendapat pembaruan paling signifikan.
Hasil riset dan pengembangan selama sembilan bulan bersama para atlet esports profesional melahirkan serangkaian periferal yang berfokus pada presisi dan efisiensi.
Berikut adalah rincian perangkat keras terbaru di kelas profesional:
| Nama Perangkat | Fitur & Teknologi Utama |
|---|---|
| PRO X3 Superstrike Mouse | Integrasi teknologi Haptic Inductive Trigger System (HITS) yang meningkatkan efisiensi daya baterai hingga 50%. Tersedia pula opsi alternatif: PRO X Superlight 2 Dex SE & 2c SE. |
| PRO X2 Rapid Keyboard | Menggunakan switch magnetik kustom dengan dukungan Rapid Trigger dan Key Priority. Konfigurasi dapat diatur instan melalui layar OLED bawaan atau aplikasi G HUB. |
| PRO X3 Lightspeed Headset | Dilengkapi mikrofon kelas studio 48kHz dan pengaturan equalizer khusus untuk menonjolkan frekuensi suara krusial (seperti langkah kaki) dalam pertandingan. |
| PRO X Control Mousepad | Berdimensi 400x460mm dengan kain rajut khusus multi-arah, berlapis busa Slimflex 6mm, dan alas anti-geser. |
Melengkapi perangkat keras tersebut, Logitech G merilis peranti lunak cerdas G HUB Replay. Aplikasi tak berbayar ini secara otomatis merekam dan menyeleksi momen-momen penentu ( clutch) dalam permainan, lalu menyusunnya menjadi video kompilasi instan tanpa menuntut keahlian editing dari pengguna.
Bagi para gamer kasual maupun pekerja kreatif yang menginginkan estetika meja rapi ( desk setup), perusahaan memperkenalkan keyboard mekanikal berdesain ringkas G316 X 75.
Papan ketik ini tampil menarik dengan keycapberbahan PBT dual-shot yang mengusung empat tema visual eksklusif: Forest, City, Battlefield, dan Castle.
Sementara itu, inovasi besar juga terjadi di seri legendaris G5:
Mouse G502 X Plus kini hadir dengan dua tambahan varian warna baru.
Pembaruan Firmware HERO Sensor: Pengguna seri G502 X Plus dan G502 X Lightspeed kini dapat memperbarui perangkat lunak mereka secara gratis via G HUB untuk membuka batas resolusi maksimum hingga 44.000 DPI, lengkap dengan tingkat presisi submikron dan pengaturan sensitivitas sumbu X/Y yang berdiri sendiri (independent).
Beralih ke arena aspal virtual, Logitech G merombak total segmen simulasi balapnya dengan pendekatan komponen modular. Pengguna kini dapat merakit kokpit balap mereka menggunakan basis kemudi (standalone) G923, sistem direct-drive RS50, dan RS Pedals SE yang mengandalkan teknologi hall-effect pada pedal gas dan rem demi input yang lebih akurat.
Puncak dari lini balap ini adalah peluncuran edisi spesial RS50 McLaren Racing Edition. Dirancang sebagai penghormatan atas enam dekade warisan tim balap legendaris tersebut, perangkat ini dibalut dalam warna khas oranye-papaya.
Mengandalkan wheelbase direct-drive 8Nm berteknologi TrueForce, perangkat ini dirancang khusus untuk bersinergi secara sempurna dengan kokpit Playseat Instinct McLaren Racing Edition, menjanjikan imersi balap yang sangat realistis.
Terkait jadwal ketersediaan komersial, harga regional, dan spesifikasi akhir untuk pasar lokal di Indonesia, Logitech G akan merilis informasi tersebut secara bertahap melalui kanal dan mitra distribusi resmi mereka dalam waktu dekat.
—
Disclosure: Artikel ini disusun dari rilis dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.
Yogyakarta, CNN Indonesia --
Kepala Basarnas Marsekal Madya Mohammad Syafii mendorong proses salvage atau pengangkatan badan KM Virgo Transport 8 yang terbalik dan tenggelam di Perairan Masalembo, Laut Jawa, Kalimantan Selatan.
Syafii menilai langkah tersebut dinilai penting karena masih ada kemungkinan korban berada di dalam kapal yang terbalik.
Syafii menggarisbawahi kewajiban pengangkatan, pemindahan, atau penenggelaman kapal yang mengganggu alur laut berada dalam kewenangan Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena kita tahu di dalam kapal masih ada korban, kita meminta bahwa amanah undang-undang itu bisa dilaksanakan secepat-cepatnya. Dengan harapan untuk bisa kita laksanakan evakuasi atau pencarian dan evakuasi seluruh korban yang berada dalam kapal," kata Syafii di Hotel Grand De Djokja, Kota Yogyakarta, DIY, Selasa (29/9).
Menurut Syafii, proses salvage saat ini tengah didorong agar segera dilakukan. Pemilik kapal telah melaporkan kondisi tersebut kepada perusahaan asuransi, sementara pihak asuransi juga telah melakukan observasi terhadap kapal.
"Entah itu nanti akan ditarik atau dibalik dulu baru yang pasti diapungkan dulu, apakah langsung ditarik atau dibalikan dan itu yang sedang kita dorong untuk bisa segera dilaksanakan," imbuhnya.
Syafii mengatakan kondisi KM Virgo menjadi salah satu faktor yang membuat proses salvage tidak sederhana. Kapal tersebut memiliki panjang hampir 120 meter, lebar 21 meter, dan tinggi sekitar 18 meter dalam posisi terbalik serta telah menyentuh dasar laut.
Pihaknya juga membuka kemungkinan nantinya melibatkan pihak atau negara lain yang memiliki kemampuan untuk melakukan proses pengapungan kapal.
"Tapi kalau misalkan semuanya sudah ter-setting dengan baik, proses itu sebenarnya tidak terlalu lama. Karena yang jelas proses awalnya adalah pengapungan dulu, diangkat, kemudian baru dipasang belt, jadi kapal itu dikelilingi belt baru ditaruh dari kedua belah sisi," ujarnya.
"Saat itu begitu sudah membalik baru proses pengapungan mungkin juga bisa dilaksanakan di situ atau mungkin penarikan dulu ke tempat yang aman," kata Syafii menambahkan.
Di sela rencana ini, Syafii memastikan Basarnas masih melanjutkan pencarian korban kapal KM Virgo. Operasi pencarian akan terus dilakukan selama masih memungkinkan untuk menemukan dan mengevakuasi korban.
Syafii mengatakan pencarian, termasuk melalui operasi bawah air atau searching underwater, tetap dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan personel.
"Operasi SAR tidak akan pernah dihentikan selama masih memungkinkan untuk bisa menemukan korban dan mengevakuasi korban," kata Syafii.
Menurut Syafii, operasi hanya dapat dihentikan apabila seluruh korban telah ditemukan atau kondisi lapangan tidak lagi memungkinkan bagi tim untuk melakukan pengangkatan maupun evakuasi.
Syafii mencontohkan operasi pencarian KM Tunu Pratama Jaya di Selat Bali tahun lalu. Menurutnya, kondisi kedalaman laut, kecepatan arus, serta pertimbangan medis terhadap kondisi korban dapat menjadi faktor yang membuat operasi tidak lagi memungkinkan dilanjutkan.
"Kemudian dengan kecepatan arus, dengan waktu yang menurut medis sudah tidak memungkinkan lagi kita bisa mengangkat struktur tubuh yang dalam kondisi yang sudah tidak bisa dievakuasi, misalkan seperti itu. Sehingga di situlah memungkinkan bahwa operasi akan dihentikan," katanya.
Syafii mengatakan kecepatan arus di lokasi pencarian sempat mencapai lebih dari 6 knot, bahkan pernah menyentuh 7 knot. Padahal, pengoperasian peralatan seperti ROV secara normal dilakukan pada kecepatan arus sekitar 1,5 knot.
Mempertimbangkan kondisi tersebut, penyelam tidak dapat melakukan operasi bawah air sepanjang hari. Basarnas menyesuaikan pencarian dengan kondisi pasang surut agar operasi tetap dapat dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan personel.
"Peralatan yang kita miliki tidak direkomendasikan untuk masuk tentunya tidak akan kita lakukan, karena operasi hanya bisa dilaksanakan dengan jaminan bahwa seluruh personel yang melaksanakan operasi harus dalam kondisi aman," tegasnya.
Di sisi lain, lanjut Syafii, proses identifikasi korban juga terus dilakukan bersama tim Disaster Victim Identification (DVI) dan unsur medis.
Basarnas juga melakukan evaluasi operasi secara berkala. Syafii mengatakan evaluasi dilakukan setiap tujuh hari untuk menentukan langkah pencarian berikutnya berdasarkan informasi dan kondisi terbaru di lapangan.
(kum/fra)
Pulau Punjung (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat menyebutkan kualitas udara di daerah itu kembali berada di kategori tidak sehat dengan nilai Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencapai 103 pada Selasa pagi.
"Status kualitas udara kembali tidak sehat hari ini," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dharmasraya Novandri Ismi, di Pulau Punjung, Selasa.
Ia mengatakan kualitas udara di daerah itu kembali berada pada kategori tidak sehat setelah pada 21 hingga 28 September berada pada level kurang sehat dengan nilai ISPU di bawah 100.
Menurut dia membaiknya kualitas udara dipengaruhi hujan yang turun di wilayah Dharmasraya dalam beberapa hari terakhir.
DLH Dharmasraya mengimbau masyarakat menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi paparan udara yang tidak sehat akibat menurunnya kualitas udara.
Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Dharmasraya mengatakan peningkatan pencemaran udara tersebut masih dipengaruhi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) wilayah provinsi tetangga.
"Sementara ini di Dharmasraya tidak ada titik api. Asap yang menyelimuti saat ini masih merupakan kiriman dari provinsi tetangga," katanya.
Ia menyebutkan kualitas udara di Dharmasraya dalam sepekan terakhir cenderung membaik karena wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, mengatakan proses belajar mengajar pada Selasa tetap dilaksanakan seperti biasa karena kabut asap baru terpantau muncul pada pagi hari.
Ia mengatakan Disdik telah menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk meniadakan kegiatan di luar ruangan sebagai antisipasi agar siswa tidak terlalu lama terpapar udara yang kualitasnya sedang berada pada kategori tidak sehat.
"Kita lihat perkembangan berikutnya, apakah anak-anak belajar jarak jauh tatap muka", atau urainya. .
Dinas Pendidikan meminta pihak sekolah menyesuaikan aktivitas siswa dengan kondisi lingkungan. Kegiatan seperti upacara, baris-berbaris, olahraga, maupun aktivitas pembelajaran lainnya yang dilakukan di luar ruangan untuk sementara ditiadakan.
Selasa, 29 September 2026 - 14:52 WIB
Jakarta, VIVA – Ketua DPP PDIP Puan Maharani menilai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri merupakan pertemuan seperti keluarga dan "jauh di mata, dekat di hati".
Baca Juga
Menurut dia, pertemuan kedua tokoh itu penuh dengan keakraban. Dikarenakan kedua tokoh itu sudah bertemu, Ketua DPR RI itu pun meminta agar tidak ada lagi pihak yang mencoba untuk memecah belah dan menganggap seolah keduanya tidak akrab.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Jadi intinya adalah kami tetap seperti keluarga, jauh di mata, tetapi selalu dekat di hati," kata Puan usai memimpin rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa, 29 September 2026.
Baca Juga
Dia menjelaskan bahwa Presiden berkunjung ke kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin (28/9), untuk bertakziah dan menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Pasalnya, kata dia, Presiden berhalangan hadir saat pemakaman mendiang Guruh.
Baca Juga
Selain soal takziah, menurut dia, Prabowo dan Megawati juga sempat berbincang mengenai bangsa dan negara. Pada intinya, pertemuan itu juga berlangsung dengan nuansa silaturahmi.
"Dari fotonya kan kelihatan akrab banget lah," kata Puan.
Guruh Soekarnoputra merupakan putra bungsu Presiden Pertama RI Soekarno sekaligus adik dari Megawati.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo menyampaikan duka cita dan penghormatan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Selain Megawati dan Prabowo, hadir pula dalam pertemuan itu, yakni Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Ant)
VIVA.co.id
29 September 2026
Sejak diadakan pertama kali pada 2022 lalu, Pophariini belum pernah absen sekalipun dalam melakukan peliputan di Pestapora garapan Boss Creator. Bisa dibilang, kami menjadi saksi bagaimana festival ini berjalan selama lima edisi terakhir, dengan semua perkembangannya.
Kami ingat di kemunculan perdananya, Pestapora jadi angin segar festival musik pascapandemi Covid-19. Jika melihat dari berbagai sumber di internet, tercatat Pestapora 2022 dihadiri lebih dari 70.000 penonton dengan menampilkan lebih dari 170 penampil. Keriaan itu pun terus berlanjut ke tahun-tahun selanjutnya.
Sampai di tahun 2025, terjadi perubahan yang cukup signifikan dalam festival ini. Menengok kembali, meninggalnya Affan Kurniawan pada 28 Agustus 2025 setelah menjadi korban dalam insiden demonstrasi di Jakarta membuat kondisi Jakarta saat itu diselimuti duka yang berujung pada aksi demo di mana-mana. Kondisi tersebut membuat pihak Boss Creator melakukan penyesuaian terhadap jadwal Pestapora 2025, dengan festival dimulai lebih pagi dan berakhir lebih awal.
Tahun ini, Pestapora kembali pada waktu regulernya dan, seperti biasa, festival ini tetap mendatangkan massa dengan jumlah masif, bahkan sejak awal gerbang dibuka pukul 14.00 WIB. Sejauh ini, belum ada info valid tentang seberapa banyak pengunjung yang hadir selama 3 hari. Yang jelas, suasana di area Gambir Expo akhir pekan kemarin selalu ramai manusia di semua area.
Berikut rangkuman apa saja yang kami alami di Pestapora 2026 selama 3 hari.
Begitu sampai di area Gambir Expo, saya langsung melihat rundown untuk mencari penampil yang seru ditonton siang-siang. Tidak disangka-sangka, saya menemukan bahwa Beside ternyata jadi penampil yang membuka panggung Klab Klub Stage. Sebuah pengalaman yang cukup tak biasa untuk menyaksikan band seintens Beside untuk mengawali pengalaman ber-Pestapora.
Setelah itu, saya dan tim Pophariini beranjak ke Hingar Bingar Stage yang saat itu sedang ada penampilan dari Million Hope asal Padang. Di hari itu, mereka berkesempatan untuk berkolaborasi dengan Ardhito Pramono, di mana keduanya membawakan lagu satu sama lain. Million Hope pun merasa terhormat bisa melakukan penampilan mereka di panggung ini bersama musisi yang juga tergabung di Wijaya 80 tersebut.
Salah satu highlight di hari pertama adalah Pee Wee Gaskins yang saat itu memutuskan untuk membawakan album A Youth Not Wasted di Sat Set Stage. Momen ini tentu bukan tanpa sebab, sebab album ketiga Pee Wee Gaskins tersebut memasuki usia ke-10 tahun ini. Nostalgia dari para milenial yang saat album ini rilis masih berusia sekitar 18 tahun pun tak terbendung. Kor massal pun terdengar menyanyikan nomor-nomor dari album yang jarang dibawakan seperti “Kertas Dan Pena”, “Here To Stay”, “YAIGS (You and I Going South)”, dan lain-lain. Mungkin setelah ini para Dorks yang besar dengan album A Youth Not Wasted boleh berharap untuk reissue, atau mungkin showcase khusus album tersebut seperti yang pernah mereka lakukan untuk album-album sebelumnya. Semoga suatu hari ya.
Kolaborasi seru lainnya terjadi di Soundroom Stage, yaitu Black Horses dan Mister Nobody. Sebagai penggemar album soundtrack film Judgement Night yang di tahun 90-an mendobrak ‘norma’ dengan menggabungkan sejumlah nama di ranah rock dengan musisi hip-hop, kolaborasi ini tentu pantang untuk saya lewatkan. Distorsi liar yang dihadirkan Black Horses berhasil direspons dengan rima-rima berbahaya dari Mister Nobody, tentunya diiringi dentuman magis dari DJ yang mengiringinya. Suasana Soundroom Stage malam itu pun jadi kombinasi antara pesta rock n roll dengan sisi funky yang tak kalah pekat.
Hal yang disayangkan di hari pertama adalah kami harus melewatkan penampilan Teenage Jazz Star. Setelah melihat unggahan banyak orang di media sosial ketika hari berakhir, ternyata konsep yang diusung benar-benar menyebalkan, namun tetap khas Teenage Death Star. Konsepnya adalah, ternyata para personel memang tak ikut memainkan set mereka dalam versi jazz, namun mereka hire sejumlah nama untuk tampil, di antaranya ada Teddy Adhitya, Natasya Elvira, Oslo Ibrahim, dan beberapa nama lainnya.
Meski tak sempat menyaksikan Teenage Jazz Star, tapi tak khawatir, karena band satu itu memang tampil di 3 hari Pestapora 2026 dengan format berbeda-beda. Jika di hari pertama mengusung napas jazz, hari kedua mereka membawakan musik dangdut di bawah nama Teenage Dut Star, sedangkan di hari ketiga Teenage Death Star baru tampil seperti biasa. Laporan untuk penampilan tersebut menyusul di paragraf mendatang.
Macetnya area pintu masuk Gambir Expo di hari kedua membuat saya masuk ke area Pestapora dengan sedikit keterlambatan. Namun, sejak dari tempat parkir kendaraan, saya sudah bisa mendengar beberapa penampilan, seperti Burgerkill yang saat itu paling terdengar. Sama seperti hari pertama, band dengan musik kencang dijadwalkan membuka panggung. Tak diketahui kenapa hal ini dilakukan, yang jelas para Begundal sudah terlihat memenuhi panggung tempat Burgerkill beraksi tanpa peduli sengatan sinar matahari.
Usai menonton Burgerkill, saya lanjut ke Pasar Pasaran Stage untuk menyaksikan Baale. Penampilan aktor dan musisi yang baru saja membintangi film Operasi Pesta Copet tersebut ingin saya saksikan karena penasaran, apakah akan ada korelasi aksi panggungnya dengan film karya Edy Khemod tersebut. Tak banyak gimmick yang dilakukan di panggung, namun yang langsung bisa di-spot adalah hadirnya lawan main Baale di film tersebut, Kawai Labiba yang berperan sebagai Melodi sebagai penyanyi latar.
Saat hari mulai gelap, saya memutuskan untuk beristirahat sebentar di depan panggung Vixtape. Ternyata di sana ada beberapa penampilan yang cukup menarik, namun tak bisa dimasuki karena penuhnya kapasitas. Penampilan tersebut adalah Bin Idris dan Seaside yang keduanya hanya bisa saya nikmati suaranya dari luar area panggung. Semoga di lain kesempatan bisa menyaksikan mereka dengan kondisi yang lebih kondusif.
Penampilan paling membekas di hari kedua bagi saya pribadi adalah Under The Big Bright Yellow Sun di Klab Klub Stage. Saya sama sekali tak sadar kalau band post-rock instrumental ini hadir di Pestapora, sehingga saat kebetulan melewati Klab Klub Stage dan mendapati mereka sedang tampil, perasaan senang pun tak terbendung. Belum lagi ternyata mereka menggunakan kesempatan tersebut untuk berkolaborasi dengan Vicky Mono.
Seperti yang sudah sempat disebut di beberapa paragraf sebelumnya, penampilan Teenage Dut Star jadi sesuatu yang tak boleh dilewatkan di hari kedua Pestapora. Sama dengan konsep Teenage Jazz Star, dalam Teenage Dut Star, band ini kembali “menyewakan” nama mereka dengan bantuan beberapa musisi dangdut. Momen paling seru adalah saat Boiyen, seorang selebriti televisi dan penyanyi dangdut, naik ke panggung dan menyanyikan lagu-lagu TDS dalam versi dangdut. Lirik lagu yang semuanya berbahasa Inggris membuat aksi Boiyen menyanyikan nomor-nomor tersebut sangat menggelitik karena bahasa Inggris yang terbata-bata.
Saat para penonton diajak naik ke panggung, suasana langsung makin seru. Dari atas panggung kita bisa menyaksikan banyak kejadian sekaligus. Tentunya ada Boiyen yang saat itu sudah lanjut menyanyikan lagu-lagu dangdut klasik sambil menerima saweran dari personel TDS dan penonton. Lalu ada momen Baale yang duduk di belakang kendang, bahkan sampai memainkan kendang tersebut. Sungguh momen yang penuh kekacauan namun menyenangkan maksimal.
Hal wajib yang pertama kali saya niatkan untuk saksikan di hari ketiga adalah Grrrl Gang di Pasar Pasaran Stage. Alasannya sederhana, dalam banyak kesempatan menyaksikan band ini, mereka selalu memberikan penampilan yang mumpuni dari segala sisi, sound yang proper, showmanship yang sangat menghibur, dan tentunya lagu-lagu yang menyenangkan untuk dinyanyikan bersama. Hal-hal itulah yang saya kejar dan dapatkan saat menyaksikan Grrrl Gang di Pestapora kemarin.
Selain Grrrl Gang, penampilan seru lainnya di hari terakhir Pestapora 2026 datang dari Asylum Uniform di Klab Klub Stage pukul 15.45 WIB. Penampilannya memang seru, namun kalau boleh memberi saran, sepertinya musik mereka memang lebih sah dinikmati saat hari mulai gelap, karena rasanya kurang lengkap jika aksi Asylum Uniform tidak disertai gemerlap lampu panggung. Penonton yang menyaksikan mereka juga tidak begitu ramai, sehingga masih banyak ruang-ruang renggang antarpenonton yang membuat suasana cukup kikuk.
Jika melihat respons di media sosial dan obrolan-obrolan di lapangan, sepertinya penampilan Syahrini jadi sesuatu yang diantisipasi banyak orang. Bagaimana tidak, Pestapora 2026 jadi panggung perdana musisi yang akrab disapa “Inces” ini setelah vakum selama 7 tahun. Selain membawakan lagu-lagunya dan berkolaborasi dengan nama-nama modern seperti Adrian Khalif dan NPD, Syahrini juga melontarkan celotehan-celotehan khasnya yang menghibur penonton di area Pestapora Stage.
Setelah menyaksikan Syahrini, saya memutuskan untuk bersantai sambil berbincang dengan teman-teman yang hadir di Pestapora. Karena setelah dipikir-pikir kembali, salah satu fungsi penting dari festival ini tidak hanya untuk menyaksikan para musisi idola, namun juga menjalin silaturahmi dengan teman-teman yang mungkin sudah lama tak kita jumpai. Untuk poin terakhir itu, Pestapora belum pernah gagal untuk menjadi titik temu tersebut. Sampai jumpa di Pestapora tahun depan!
Selasa, 29 September 2026 - 14:51 WIB
VIVA – Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, meminta perjuangan rekan-rekannya saat bermain dengan 10 pemain melawan Malaysia tetap dihargai.
Baca Juga
Indonesia bermain imbang 0-0 dengan Malaysia pada matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, 28 September 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hasil itu terasa berat bagi skuad Garuda karena harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37. Thom Haye mendapat kartu merah setelah wasit meninjau insiden melalui VAR.
Baca Juga
Indonesia kemudian lebih banyak bertahan untuk menjaga gawangnya tetap aman. Malaysia yang unggul jumlah pemain juga gagal memanfaatkan situasi tersebut hingga pertandingan berakhir. Namun, reaksi sebagian suporter setelah laga justru membuat Diks angkat bicara.
Sejumlah penonton terdengar meneriakkan nama Shin Tae-yong, pelatih yang pernah menangani Timnas Indonesia, ketika pertandingan selesai.
Baca Juga
Diks menilai reaksi tersebut tidak tepat karena para pemain dan pelatih sudah berjuang dalam kondisi sulit.
"Saya rasa ini tidak benar. Ini tidak baik bagi para pemain dan tidak baik bagi pelatih," ujar Diks dalam keterangan resmi PSSI, Selasa, 29 September 2026.
Bek Borussia Moenchengladbach itu juga meminta kartu merah Thom Haye tidak dijadikan alasan untuk menyalahkan gelandang Timnas Indonesia tersebut.
Menurut Diks, insiden seperti itu bisa terjadi dalam pertandingan dan bukan sesuatu yang sengaja dilakukan Haye.
"Thom tidak melakukannya dengan sengaja. Itu bisa terjadi kepada siapa saja, termasuk saya," kata Diks.
Bermain dengan 10 orang selama sekitar satu jam membuat Indonesia harus mengerahkan tenaga ekstra. Diks pun mengaku bangga melihat rekan-rekannya mampu mempertahankan skor hingga peluit panjang.
"Saya bangga kepada para pemain yang berjuang dengan 10 orang. Berjuang dengan 10 orang sangat sulit, tetapi kami tetap bangga kepada para pemain," tuturnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hasil imbang membuat Indonesia tetap menempati posisi kedua Grup A dengan koleksi empat poin, sama seperti Malaysia yang berada di puncak klasemen.
Peluang Indonesia untuk lolos ke final masih terbuka. Syaratnya, Garuda harus mengalahkan Bangladesh pada pertandingan terakhir Grup A, Kamis, 1 Oktober 2026, dengan selisih gol yang besar sembari menunggu hasil pertandingan Malaysia kontra Singapura.
Halaman Selanjutnya
Diks pun tidak ingin terlalu jauh memikirkan skenario tersebut. Menurutnya, fokus utama Indonesia adalah mencetak gol sebanyak mungkin saat menghadapi Bangladesh.
Selasa, 29 September 2026 14:51 WIB
Warga negara Filipina terpidana mati kasus narkotika Mary Jane Veloso (tengah) menyapa wartawan setelah keluar dari Lapas Perempuan Kelas IIA Pondok Bambu di Jakarta, Selasa (17/12/2024). Terpidana Mary Jane berangkat ke Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, untuk menjalani pemindahan ke negara asalnya atas dasar kebijakan diskresi Presiden Prabowo Subianto. ANTARA FOTO/Alif Bintang/aaa/YU (ANTARA FOTO/ALIF BINTANG)
Jakarta (ANTARA) - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengapresiasi pengampunan mutlak (absolute pardon) yang diberikan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. kepada Mary Jane Veloso pada 25 September 2026.
Pemberian pengampunan tersebut membuka jalan bagi kebebasan Mary Jane, perempuan yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Ketua Komnas HAM Anis Hidayah dalam keterangan di Jakarta, Selasa mengatakan kebebasan Mary Jane menjadi pengingat pentingnya perlindungan hak asasi manusia (HAM) yang kuat, terutama bagi pekerja migran yang rentan menjadi korban perdagangan orang.
"Kebebasan Mary Jane Veloso sepatutnya bukan hanya dirayakan, namun juga contoh nyata dari pentingnya perlindungan hak asasi manusia yang kuat oleh negara," kata Anis.
Menurut Anis, kasus Mary Jane menunjukkan panjangnya proses pemenuhan hak korban TPPO sekaligus belum memadainya perangkat hukum dalam menjamin perlindungan hak pekerja migran.
Indonesia dan Filipina sebelumnya menyepakati pemindahan Mary Jane melalui penandatanganan pengaturan praktis (practical agreement) pada 6 Desember 2024. Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari proses yang berujung pada pemberian pengampunan mutlak oleh Pemerintah Filipina.
Pelaksanaan eksekusi kemudian dibatalkan beberapa hari sebelumnya oleh Presiden Joko Widodo, setelah Maria Khristina P. Sergio, yang diduga merekrut Mary Jane secara ilegal dan mengirimnya ke Indonesia, menyerahkan diri.
Pada 2015, Komnas HAM telah mengeluarkan rekomendasi kepada Presiden dan Jaksa Agung RI agar memeriksa berkas secara sungguh-sungguh serta memastikan tidak terdapat proses peradilan yang diskriminatif sebelum pelaksanaan eksekusi mati. Komnas HAM juga mendorong langkah-langkah menuju penghapusan hukuman mati.
Anis menegaskan pengalaman Mary Jane menjadi pelajaran bagi negara untuk memastikan identifikasi dan penanganan korban perdagangan orang dilakukan secara tepat agar mereka tidak terus terjebak dalam eksploitasi dan penderitaan berkepanjangan.
"Tanpa perlindungan HAM yang kuat, Negara berisiko gagal dalam mengidentifikasi dan menangani korban dengan cara yang tepat dan efektif sehingga korban dapat terus terjebak dalam siklus eksploitasi dan penderitaan yang berlarut-larut hingga terancam hukuman mati," ujar dia.
Komnas HAM mendorong Pemerintah Indonesia memperkuat strategi pencegahan perdagangan orang, perlindungan korban serta penegakan hukum terhadap pelaku. Upaya tersebut dinilai penting untuk memberikan perlindungan menyeluruh kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan yang berisiko menjadi korban TPPO.
Selain itu, Komnas HAM mendorong pemerintah melanjutkan komitmen menuju penghapusan hukuman mati dengan segera menerbitkan peraturan pemerintah sebagai aturan turunan pelaksanaan komutasi hukuman mati sebagaimana diatur dalam KUHP Nasional.
Komnas HAM juga menekankan pentingnya penerapan hukuman mati secara hati-hati dan proses hukum yang adil sebagai bagian dari pemenuhan hak atas peradilan yang adil (fair trial).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Komnas HAM apresiasi pengampunan mutlak Filipina untuk Mary Jane
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor:
Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026