Liputan6.com, Jakarta - Aktivitas penerbangan kembali berjalan lancar di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam karena jarak pandang masih memenuhi standar operasional. Hal ini usai terdampak kabut asap dalam beberapa hari terakhir.
Demikian disampaikan Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB) Annang Setia Budhi mengutip Antara, Minggu (18/10/2026).
"Untuk asap, hari ini alhamdulillah tidak berdampak ke penerbangan sehingga aktivitas take-off dan landing bisa dilakukan secara lancar oleh pilot,” kata Annang di Batam, Minggu.
Ia mengatakan sempat berbincang dengan pilot Batik Air Malaysia yang mengkhawatirkan kondisi kabut asap.
“Tadi sempat saya juga tanyakan pilot dari penerbangan asal Malaysia karena khawatir dengan adanya kabut asap, namun saat landing itu masih normal. Jadi kita bisa syukuri kondisi hari ini untuk aktivitas penerbangan,” kata dia.
Annang menyebutkan pada Jumat, 16 Oktober 2026, terdapat satu penerbangan perintis Susi Air rute Batam-Rengat pulang pergi yang dibatalkan. Selain itu, tiga penerbangan mengalami keterlambatan, yakni rute Palembang-Batam, Batam-Pekanbaru dan Batam-Jakarta.
Penerbangan internasional dari Kuala Lumpur, Malaysia, juga sempat terdampak pada hari sebelumnya karena kabut asap yang menurunkan jarak pandang di landasan pacu bandara.
Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam Ramlan mengatakan jarak pandang di wilayah bandara pada hari ini masih berada di atas 3.000 meter sehingga masih memenuhi standar untuk pendaratan pesawat.
“Jarak pandang yang kita saksikan saat ini masih di atas 3.000 meter atau tiga kilometer. Itu masih dalam standar untuk penerbangan, untuk landing,” ujar Ramlan.
Ia menjelaskan asap yang menyelimuti Batam diduga merupakan kiriman dari sejumlah wilayah lain, seperti Sumatera Selatan, Jambi dan Kalimantan.
“Kami berharap hujan yang berpotensi turun dalam beberapa hari ke depan dapat membantu mengurangi konsentrasi asap. Namun dapat dilihat hujan turun secara sporadis di sejumlah titik, jadi belum merata,” kata dia.
Kami masih mendalami keterlibatan masing-masing tersangka dalam jaringan produksi dan distribusi obat keras ilegal tersebut
Kota Bandung (ANTARA) - Kepolisian Daerah Jawa Barat membongkar pabrik dan gudang produksi obat keras ilegal jenis Tramadol dan Heximer berkapasitas hingga 8 juta butir per hari di kawasan pergudangan Bizpark, Kopo, Kota Bandung.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Hengki mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari penangkapan seorang tersangka di Rest Area KM 125 Tol Purbaleunyi, Bandung pada Jumat (16/10) sekitar pukul 18.00 WIB.
“Awal mulanya mengamankan satu orang tersangka pada hari Jumat di kilometer 125 Purbaleunyi dengan barang bukti 600 ribu butir Hexymer siap edar. Barang bukti tersebut hendak dibawa menuju Jakarta,” ujar Hengki di Bandung, Minggu.
Baca juga: Polda Jabar kerahkan 1.112 personel dalam Operasi Antik Lodaya 2026
Berdasarkan hasil pengembangan pada Sabtu (17/10) hingga Minggu, polisi menggerebek tiga lokasi yang berdekatan di kompleks Pergudangan Bizpark, Kopo.
Dalam rangkaian pengungkapan tersebut, petugas menangkap empat tersangka tambahan sehingga total tersangka yang diamankan mencapai lima orang.
Hengki menjelaskan para tersangka memiliki peran berbeda, mulai dari pembeli, peracik, hingga pengantar dan koordinator pengiriman obat sesuai pesanan.
“Kami masih mendalami keterlibatan masing-masing tersangka dalam jaringan produksi dan distribusi obat keras ilegal tersebut,” katanya.
Baca juga: Kapolda Jabar janji penegakan hukum adil dan transparan
Dari lokasi penggerebekan, petugas menyita bahan baku obat dalam jumlah berton-ton yang disimpan di puluhan drum, mesin cetak dan pemanas, puluhan unit telepon seluler, laptop berisi data penjualan, serta buku rekening yang diduga berkaitan dengan aktivitas bisnis ilegal tersebut.
Hengki mengatakan, berdasarkan peralatan yang ditemukan, fasilitas tersebut diperkirakan mampu memproduksi hingga 8 juta butir obat per hari.
Ia menambahkan ketersediaan bahan baku yang ditemukan di lokasi diperkirakan dapat menghasilkan hingga 256 juta butir obat jenis Hexymer dan Tramadol.
“Kalau melihat alat-alat yang ada, pabrik ini bisa mencetak sampai 8 juta butir per hari. Distribusinya tidak hanya di wilayah Jawa Barat saja, tetapi juga mengincar pasar luar daerah seperti Jakarta,” katanya.
Baca juga: Polres Jakpus waspadai peredaran obat keras daftar G dengan sistem COD
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program prioritas pemerintah dalam periode 2 tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming telah diterima 57 juta lebih anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak balita.
Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Kurnia Ramadhana di Jakarta, Minggu, menjelaskan per 30 September 2026, program MBG telah menjangkau 57 juta penerima manfaat melalui 27.486 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 38 provinsi Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, Kurnia menyampaikan, pemerintah tidak hanya terus memperluas jangkauan penerima, tetapi juga memperketat standar keamanan pangan.
"Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara 1.276 SPPG yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai bagian dari upaya memperketat standar kebersihan dan keamanan pangan," kata Kurnia Ramadhana.
Ia melanjutkan per 30 September 2026, realisasi anggaran MBG yang diperoleh dari APBN mencapai Rp153,2 triliun atau sekitar 66,9 persen dari pagu anggaran sebesar Rp229 triliun.
"Pada 2027, pemerintah menargetkan program MBG menjangkau 72.464.886 penerima manfaat, yang terdiri atas peserta didik serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita," kata dia.
Dari 27.486 SPPG yang telah berdiri itu, Badan Gizi Nasional pada minggu ini (14/10) juga meresmikan sembilan SPPG di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T), khususnya di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Sembilan SPPG tersebut merupakan tambahan dari SPPG yang telah ada sehingga saat ini totalnya ada 14 unit.
Sembilan SPPG baru yang rampung dibangun di Natuna itu mencakup SPPG Sedanau 2 (Segeram), SPPG Mekar Jaya, SPPG Binjai, SPPG Batu Berian, SPPG Teluk Buton, SPPG Pulau Laut, SPPG Sabang Mawang, SPPG Sededap, dan SPPG Selading.
MBG prasmanan
Dalam perjalanannya, sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025, program MBG saat ini diuji coba untuk diberikan secara prasmanan ke anak-anak sekolah di beberapa tempat.
Kepala BGN Sudaryono, saat ditemui wartawan pada Jumat (16/10), menjelaskan penyaluran MBG secara prasmanan saat ini memasuki tahap uji coba (piloting) di beberapa daerah, antara lain di Pulau Jawa, Aceh, Palembang, dan ada juga di daerah-daerah 3T.
"Jadi, kami ingin piloting ini betul-betul prima, kami bisa lihat dan mitigasi semua persoalannya, bisa kita atasi, baru kemudian kita secara bertahap, ya, dari katakanlah ini 66 (SPPG, red.), mungkin di tahap berikutnya setelah dua minggu kita evaluasi, kita bereskan, misalnya di 500, habis itu 1.000, 1.500, secara bertahap akan bertambah," kata Sudaryono.
BGN menargetkan hingga akhir tahun 2026 sebanyak 5.000 SPPG mulai mengadopsi sistem prasmanan saat menyalurkan MBG kepada para penerima manfaat.
Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Jember melakukan patroli di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan kota untuk memastikan tidak ada pihak-pihak yang sengaja menimbun bahan bakar minyak (BBM) dan menjaga situasi agar tetap kondusif, Minggu malam.
"Kabar soal antrean BBM di sejumlah SPBU di Jember menjadi perhatian kami, sehingga kami lakukan patroli ke sejumlah SPBU," kata Kapolres Jember AKBP Alaiddin.
Menurut dia, setelah dilakukan pengecekan langsung ke lapangan, situasi SPBU terpantau antreannya normal dan tidak sampai keluar yang dapat mengganggu arus lalu lintas di sekitar SPBU setempat.
"Aktivitas pembelian memang mengalami peningkatan, tetapi stok BBM masih tersedia setelah kami cek kepada petugas SPBU," tuturnya.
Berdasarkan pemantauan pada Minggu hingga pukul 18.00 WIB di SPBU 54.681.25 Jalan Ahmad Yani Jember tercatat stok Pertalite 19.967 liter, Pertamax 11.000 liter, Pertamina Turbo 10.948 liter, dan Pertamina Dex 11.532 liter.
Kemudian SPBU 51.681.23 di Jalan Kenanga memiliki stok Pertalite 23.175 liter, Pertamax 7.275 liter, Bio Solar 11.828 liter, dan Pertamina Dex 22.682 liter.
Adapun di SPBU Pertamina 54.681.04 di Jalan Gajahmada tercatat stok meliputi Pertalite 4.000 liter, Pertamax 11.000 liter, Bio Solar 1.000 liter, Pertamna Turbo 7.000 liter, dan Pertamina Dex 900 liter.
"Polres Jember terus melakukan pemantauan untuk memastikan situasi tetap kondusif sekaligus mencegah kepanikan masyarakat akibat informasi yang beredar di media sosial yang tidak benar. Stok BBM juga aman," katanya.
Ia menjelaskan sejumlah langkah dilakukan Polres Jember mulai dari patroli dan pelayanan di SPBU, koordinasi dengan pengelola untuk memastikan ketersediaan stok serta kelancaran pasokan dari depo, hingga penjagaan guna mengantisipasi penyalahgunaan penyaluran BBM, termasuk penimbunan.
Sejauh ini aparat kepolisian juga belum menemukan indikasi adanya penimbunan BBM bersubsidi di Jember.
Polres Jember juga menyampaikan informasi melalui media sosial agar masyarakat mendapat gambaran situasi berdasarkan hasil pengecekan di lapangan.
"Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, serta tidak mudah terpancing kabar yang belum terverifikasi," katanya.
Alaiddin mengatakan petugas akan terus melakukan pemantauan untuk menjaga keamanan dan kelancaran pelayanan BBM bagi masyarakat.
Sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memastikan stok BBM di Kabupaten Jember aman saat terjadi antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum di kabupaten setempat dalam beberapa hari terakhir.
"Kondisi BBM di Jember aman, karena suplai dari Pertamina baik dari Depo Banyuwangi maupun Surabaya melebihi kebutuhan BBM setiap hari," kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) dan Perdagangan Jember, Sartini.
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Bandung (ANTARA) - Persib Bandung mengalahkan Persik Kediri 1-0 pada pertandingan pekan ke-5 BRI Super League 2026 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Minggu malam.
Kemenangan Persib Minggu malam ini cukup mahal karena harus melewati laga yang begitu ketat dan perlawanan luar biasa dari Persik.
Gol kemenangan Persib dicetak oleh pemain bertahan yang masuk pada babak kedua, Julio Caesar para menit ke-81.
Keputusan pelatih Persib Igor Tolic memasukkan bek Julio Caesar menggantikan Danijel Loncar pada menit ke-79 tepat dan tidak sia-sia.
Hanya berselang tiga menit, pemain bertahan itu mencetak gol Persib sehingga unggul 1-0.
Bukan sekali ini saja Julio Caesar mencetak gol pada menit-menit krusial pada saat Persib membutuhkan pembeda dalam pertandingan.
Bahkan dalam beberapa pertandingan Persib, Julio Caesar menjadi pemain penentu kemenangan atau gol awal untuk come back.
Pada pertandingan lawan Persib, beberapa momen Persib sempat mendapat tekanan dan kerepotan menghadapi serangan balik.
Bahkan menit ke-40, gawang Persib yang dikawal Fitrah Maulana sempat kebobolan sundulan dari Park Jun heong. Namun setelah cek VAR dinyatakan tidak gol karena terlebih dahulu pemain asal Korea itu berdiri dalam posisi off side.
Dengan hasil ini, Persib on the track menjaga kondisi dan kebugaran tim pada saat jadwal pertandingan padat. Selain itu menunjukkan kematangan tim yang teruji dalam pertandingan-pertandingan ketat.
Dengan kemenangan itu, Persib Bandung naik peringkat kelima klasemen sementara BRI Super League dengan nilai 10 hasil lima kali bertanding, tiga kali menang, sekali seri dan sekali kalah.
Sedangkan Persik Kediri tertahan di peringkat ke-9 dengan nilai 7 hasl lima kali bertanding, dua kali menang, sekali seri dan dua kali kalah.
Poin Persib terpaut dua angka dari Persija yang berada di puncak klasemen dengan nilai 12, dan terpaut dari Dewa United (2), Persita (3) dan Madura United (4) yang mengumpulkan nilai 11.
Pewarta: Pewarta BPJ
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Hasil survei terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI) menunjukkan bahwa Kang Dedi Mulyadi menempati posisi teratas dalam simulasi elektabilitas calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.
Berdasarkan hasil survei yang dipaparkan Direktur Eksekutif Adi Prayitno dalam peluncuran hasil Survei Nasional "Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran" di Jakarta, Minggu, Gubernur Jawa Barat tersebut memperoleh elektabilitas sebesar 21 persen, unggul dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang meraih 14,2 persen.
Di bawahnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperoleh elektabilitas 4,8 persen, disusul Mahfud MD sebesar 4,4 persen. Sementara itu, Sherly Tjoanda meraih 3,2 persen dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebesar 3,1 persen.
Nama lain yang masuk dalam bursa cawapres antara lain Ganjar Pranowo dengan 2,6 persen, Teddy Indra Wijaya sebesar 1,4 persen, serta Muhaimin Iskandar sebesar 0,9 persen.
Adapun Kaesang Pangarep memperoleh 0,9 persen, disusul Susi Pudjiastuti sebesar 0,8 persen, Anis Matta 0,7 persen, Zulkifli Hasan 0,7 persen, dan Bahlil Lahadalia 0,5 persen.
Sejumlah nama seperti Andi Amran Sulaiman, Raffi Ahmad, Sudaryono, Erick Thohir, Emil Dardak, Rieke Diah Pitaloka mendapat 0,1 persen. Sementara itu, 3,5 persen responden memilih nama lain dan 20,8 persen tidak memberikan jawaban.
Dalam temuan survei yang sama, tingkat pengenalan publik terhadap Gibran mencapai 93,8 persen, menempati posisi kedua setelah Prabowo Subianto sebesar 96,8 persen. Anies Baswedan berada di posisi ketiga dengan 90,9 persen, disusul Ganjar Pranowo sebesar 85,8 persen dan Dedi Mulyadi sebesar 84,3 persen.
Hasil tersebut memperlihatkan bahwa tingginya tingkat pengenalan publik terhadap seorang tokoh tidak serta-merta menempatkannya di posisi teratas dalam simulasi elektabilitas cawapres.
Meski demikian, hasil survei ini merupakan gambaran preferensi responden pada saat survei dilakukan dan bukan prediksi pasti hasil Pilpres 2029. Elektabilitas para tokoh masih berpotensi berubah seiring perkembangan politik dan dinamika pencalonan menjelang pemilu.
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Paris (ANTARA) - Prancis mendesak Israel agar menangkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas serangan terhadap para diplomat negara-negara Eropa di Desa al-Taybeh di timur laut Ramallah, Palestina dan menyeret mereka ke pengadilan.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Ahad, juru bicara Kementerian Luar Negeri Prancis, Pascal Confavreux menyatakan Prancis mengecam keras serangan yang dilakukan pemukim Israel terhadap Wali Kota Aulnoye-Aymeries di al-Taybeh.
Perwakilan dari sejumlah misi diplomatik termasuk Konsul Jenderal Prancis di Yerusalem beserta mitranya dari Belgia dan Polandia juga menjadi sasaran dan mengalami pelecehan dalam serangan tersebut, katanya.
Prancis menyampaikan dukungan dan solidaritas kepada para korban serangan dan menegaskan kembali komitmen kuatnya terhadap misi diplomatik tersebut.
Confavreux menekankan bahwa otoritas Israel harus mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mengakhiri tindakan intimidasi seperti itu, dan menjamin keamanan warga sipil dan misi diplomatik sesuai dengan kewajiban Israel berdasarkan hukum internasional.
Prancis juga menegaskan lagi kecamannya terhadap kebijakan permukiman Israel. Menurutnya, kebijakan tersebut bertentangan dengan hukum internasional, merupakan pelanggaran serius terhadap hak-hak rakyat Palestina, menjadi ancaman bagi stabilitas di wilayah Tepi Barat yang diduduki sekaligus menjadi penghambat untuk mewujudkan solusi dua negara.
Sumber: WAFA
Baca juga: Ratusan pemukim Israel serbu Makam Yusuf di Nablus
Baca juga: Ratusan pemukim Israel serbu kompleks Masjid Al-Aqsa rayakan Sukkot
Baca juga: Pemukim Israel di Tepi Barat halangi kepulangan keluarga Palestina
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Minggu, 18 Oktober 2026 21:12 WIB
Kokola memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk terbarunya Kukis Black kepada generasi muda melalui beragam promo, hadiah menarik, hingga kehadiran aktor/komedian Dono Pradana pada PRJ Surabaya 2026. ANTARA/Ist
Yogyakarta (ANTARA) - Biskuit Kokola memanfaatkan ajang Pekan Raya Jawa Timur (PRJ) Surabaya 2026 untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk terbarunya Kukis Black kepada generasi muda melalui beragam promo, hadiah menarik, hingga kehadiran aktor/komedian Dono Pradana disiapkan untuk menarik pengunjung ke stand Kokola.
Manager Public Relations Kokola Group Andi Fian Octavia mengatakan keikutsertaan Kokola dalam PRJ Surabaya menjadi bagian dari strategi memperkuat pengenalan merek di tengah semakin luasnya jangkauan pasar perusahaan.
Menurutnya Kokola kini telah menjangkau konsumen di tingkat nasional hingga internasional dengan produknya telah dipasarkan di 55 negara yang tersebar di lima benua.
"Sekarang saatnya kami lebih memperluas pengenalan merek Kokola kepada masyarakat, khususnya di Surabaya. PRJ menjadi salah satu ajang yang tepat untuk melakukan promosi sekaligus memperkenalkan produk terbaru kami," ujar Fian.
Berbeda saat mengikuti Jakarta Fair Kemayoran, Biskuit Kokola kali ini menghadirkan Kukis Black sebagai produk unggulan di PRJ Surabaya. Produk tersebut menyasar segmen anak muda, terutama generasi Z.
Fian menilai karakter pengunjung PRJ Surabaya menjadi peluang untuk mendekatkan produk kepada konsumen muda. Strategi promosi pun tidak hanya mengandalkan penjualan langsung, tetapi juga menghadirkan aktivitas interaktif di stand.
Pengunjung bisa mendapatkan berbagai keuntungan melalui paket pembelian tertentu. Di antaranya, pembelian paket senilai Rp50 ribu yang disertai merchandise berupa gantungan kunci bertema Kukis Black dan kantong belanja.
Selain menghadirkan permainan spin wheel serta promo biskuit seharga Rp10 ribu, Kokola menyediakan undian berhadiah menarik berupa logam mulia, televisi berukuran 32 inci, dan berbagai barang elektronik lainnya.
Kehadiran komedian sekaligus aktor Dono Pradana sebagai bintang tamu diharapkan mampu menciptakan keramaian sekaligus meningkatkan interaksi pengunjung dengan produk Kokola selama PRJ Surabaya pada 8–18 Oktober 2026.
Fian menjelaskan pelibatan figur publik dan influencer menjadi salah satu strategi pemasaran yang digunakan perusahaan untuk memperluas jangkauan promosi, terutama di kalangan konsumen muda.
Ia berharap PRJ Surabaya dapat terus berkembang menjadi ajang pameran dan hiburan berskala besar seperti Jakarta Fair dengan memperluas area pameran serta penambahan festival musik yang menghadirkan musisi ternama bisa menjadi daya tarik tambahan bagi masyarakat.
Ia juga berharap penyelenggaraan berikutnya semakin banyak melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan oleh merek besar, tetapi juga pelaku usaha lokal.
"Harapannya, PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas, menghadirkan musisi ternama, serta semakin banyak melibatkan UMKM," tandasnya.
Melalui keikutsertaan di PRJ Surabaya 2026, Kokola berharap Kukis Black semakin dikenal masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus memperkuat posisi merek di tengah persaingan industri makanan ringan.
Pewarta : N008
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Minggu, 18 Oktober 2026 21:10 WIB
Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Muhammad Fadil Imran didampingi Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin dan Ketua Pengkab PBSI Kudus Yuni Kartika di GOR PB Djarum Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu (18/10/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.
Kudus (ANTARA) - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Muhammad Fadil Imran menilai ekosistem olahraga yang dikelola dengan baik tidak hanya mampu melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah penyelenggara.
"Penyelenggaraan berbagai ajang bulu tangkis, mulai dari tingkat lokal hingga internasional, dapat memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pariwisata daerah," ujarnya saat dimintai tanggapan mengenai penyelenggaraan berbagai even olahraga di Kabupaten Kudus yang disponsori Djarum Foundation di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu.
Menurut dia keuntungan bukan hanya untuk klub PB Djarum, tetapi juga bagi Pemerintah Kabupaten Kudus sekaligus Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ia menjelaskan kehadiran atlet, pelatih, ofisial, dan pendamping dari berbagai daerah akan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat selama berlangsungnya kompetisi.
Para peserta membutuhkan penginapan, makanan, dan transportasi. Selain itu, penyelenggaraan turnamen juga berpeluang memperkenalkan objek wisata serta budaya lokal kepada para pengunjung.
Dengan demikian, olahraga dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah apabila didukung pengelolaan yang terencana dan melibatkan berbagai sektor.
"Ekosistem olahraga yang sudah dikelola dengan baik nantinya juga akan mendatangkan keuntungan, bukan hanya dari segi prestasi, tetapi juga pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal, khususnya di Kabupaten Kudus. Perlu kita dukung bersama," ujarnya.
Fadil juga menyoroti pentingnya memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga bulu tangkis melalui program pengenalan sejak usia dini. Salah satunya melalui Festival SenengMinton yang diselenggarakan PBSI Kabupaten Kudus bekerja sama dengan Djarum Foundation.
Menurut dia pengenalan olahraga sejak anak-anak duduk di bangku sekolah dasar menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bulu tangkis. Dari ketertarikan tersebut, anak-anak diharapkan terdorong untuk bermain secara rutin hingga berpeluang menekuni olahraga itu sebagai atlet.
"Mulai dari usia dini, dalam proses perkembangan seperti sekarang, mungkin umur SD. Setelah mengetahui, mereka akan mencintai. Setelah mencintai, mereka ingin bermain sebagai atlet. Tentu ini menjadi suatu ekosistem yang harus terus kita dukung dan kembangkan," ujarnya.
Ia mengapresiasi PB Djarum yang mengembangkan Festival SenengMinton tidak hanya di Kudus, tetapi juga memperluas pelaksanaannya ke empat kota lainnya di Jawa Tengah.
Fadil berharap pemerintah provinsi dan klub-klub bulu tangkis di daerah lain turut mengembangkan program serupa agar semakin banyak masyarakat mengenal dan mencintai olahraga tersebut.
Menurut dia perluasan kegiatan pengenalan bulu tangkis dapat memperkuat basis pembinaan sekaligus menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan, mulai dari tingkat masyarakat hingga kompetisi prestasi.
Pada kesempatan itu, Fadil juga menyambut positif rencana penyelenggaraan turnamen Indonesia Masters Super 100 di Stadion Kaliputu, Kabupaten Kudus.
Ia menilai penyelenggaraan turnamen berskala nasional dan internasional di Kudus berpotensi membuka peluang bagi daerah tersebut untuk menjadi tuan rumah kompetisi bulu tangkis dengan level lebih tinggi.
Bahkan, tidak menutup kemungkinan Kudus dapat menjadi lokasi penyelenggaraan turnamen lain dalam kalender kompetisi Badminton Asia, seperti International Challenge, apabila didukung kesiapan penyelenggaraan dan fasilitas yang memadai.
"Apalagi Kudus ini sudah menjadi salah satu rumah bulu tangkis di Indonesia," katanya.
Menurut Fadil perpaduan antara pembinaan atlet, penyelenggaraan kompetisi, dukungan pemerintah, dan keterlibatan masyarakat menjadi modal penting untuk memperkuat posisi Kudus sebagai salah satu pusat perkembangan bulu tangkis nasional sekaligus mendorong manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Baca juga: SD Unggulan Muslimat NU Kudus meraih juara sepak bola U-12 putri
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menyebut Sekolah Rakyat membuka akses pendidikan bagi masyarakat tanpa diskriminasi latar belakang sosial dan ekonomi, sehingga anak-anak memiliki kesempatan untuk belajar serta meraih cita-cita.
Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman mengatakan pemerintah pusat dan daerah, berkewajiban memfasilitasi masyarakat agar memperoleh kesempatan pendidikan yang layak tanpa membedakan latar belakang mereka.
“Harapan dari Presiden dan Bupati juga agar masyarakat ini bisa difasilitasi terkait pendidikannya secara merata, tidak pandang bulu,” katanya di Cirebon, Minggu.
Ia menjelaskan Sekolah Rakyat di daerahnya menampung 540 siswa dari wilayah sekitar, dengan 270 siswa berasal dari Kabupaten Cirebon.
Sementara itu, kata dia, 270 siswa lainnya berasal dari Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, dan Kota Cirebon, dengan dukungan 107 tenaga pengajar dan pendidik.
Menurut Agus, keberadaan Sekolah Rakyat memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi diri melalui pendidikan sekaligus mempersiapkan masa depan sesuai dengan cita-cita mereka.
Ia mengapresiasi perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya dalam memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memperoleh pendidikan.
“Intinya, kami dari pemerintah daerah mengucapkan banyak terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang sudah memperhatikan masyarakat kami agar bisa sekolah dan tentunya bisa menggapai cita-citanya,” ujarnya.
Agus menegaskan penyediaan akses pendidikan merupakan tanggung jawab bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah, agar kesempatan belajar dapat menjangkau masyarakat dari berbagai kalangan.
Ia optimis keberadaan Sekolah Rakyat dapat membantu peserta didik memperoleh layanan pendidikan, sekaligus mengembangkan kemampuan yang mereka miliki.
Agus menilai hal tersebut perlu dipelihara agar peserta didik memiliki keyakinan, untuk menentukan tujuan masa depan serta berupaya mencapainya melalui pendidikan.
Ia berharap penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan sebagai bekal bagi generasi muda.
“Karena ini bagian dari kewajiban negara dan bagian dari kewajiban pemerintah, baik pemerintah pusat ataupun Pemerintah Kabupaten Cirebon,” tutur Agus.
Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.