PLN Kembangkan PLTS 1.000 MWp dan BESS di Bali untuk Gantikan BBM Impor |Republika Online

calendar_today 25.08.2026 - person  - timer ~

REPUBLIKA.CO.ID, JEMBRANA, – PT PLN (Persero) mengoptimalkan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas hingga 1.000 megawatt peak (MWp) yang dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) sebesar 3,3 gigawatt hour (GWh). Langkah strategis ini ditempuh untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) impor di Pulau Bali.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa program ini akan mengubah peta sistem kelistrikan Bali secara fundamental. "Dengan adanya program PLTS ini, maka sistem kelistrikan Bali bergeser, yang tadinya ada faktor penggunaan BBM yang impor digantikan dengan energi dari domestik," ujarnya saat peluncuran pengembangan PLTS Gilimanuk di Jembrana, Bali, Selasa.

Darmawan menambahkan bahwa transisi ini akan membawa perubahan signifikan dari segi biaya dan jenis energi. "Nanti dari energi yang mahal menjadi energi murah, dari energi fosil menjadi energi baru terbarukan," katanya menegaskan.

Keunggulan Integrasi Baterai BESS

Darmawan menjelaskan keunggulan utama proyek tersebut dibandingkan PLTS konvensional terletak pada integrasi sistem penyimpanan baterai berskala besar dengan teknologi canggih. Melalui BESS, energi matahari yang diproduksi melimpah pada siang hari, terutama pukul 10.00-14.00 WITA, dapat disimpan untuk digunakan sebagai sumber listrik pada malam hingga pagi hari.

"Konsumsi BBM yang banyak terjadi pada waktu sore sampai malam hari bisa digantikan dengan PLTS yang energinya disimpan di dalam bentuk Battery Energy Storage System," ujar Darmawan. Seluruh daya listrik yang dihasilkan pembangkit di Bali bagian barat tersebut akan disalurkan melalui jaringan transmisi tegangan tinggi 150 kilovolt (kV) untuk menjangkau berbagai kawasan di Pulau Bali.

"PLTS ini langsung tersambung pada transmisi tegangan tinggi 150 kV yang kemudian dievakuasi langsung ke Denpasar, sampai ke Nusa Dua, Kuta, hingga Sanur, walaupun PLTS Gilimanuk lokasinya di Jembrana, ini untuk mengalirkan listrik ke seluruh wilayah Pulau Bali," tuturnya.

Dukungan Pemerintah dan Target Nasional

PLN memperkirakan potensi PLTS Gilimanuk saat ini belum maksimal karena proyek masih dalam tahap awal. Namun, ketika kapasitasnya mencapai 300 MWp, lahan seluas 320 hektare tersebut berpotensi turut menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

PLN menilai akselerasi target nasional pengembangan energi surya sebesar 100 gigawatt peak (GWp) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dapat berjalan lebih cepat berkat kolaborasi lintas lembaga. Kolaborasi solid ini melibatkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Kehutanan, hingga Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Dalam proses ini, kami akan mempercepat pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, memerangi kemiskinan, dan dalam proses ini bangsa kita menjadi bangsa yang lebih maju lagi, kami siap menjalankan program arahan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Darmawan.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi langkah PLN dan pemerintah pusat yang dinilai sejalan dengan Pergub Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Mandiri Energi dengan Energi Bersih. Senada dengan PLN, Koster meyakini kehadiran PLTS dapat mengurangi penggunaan BBM dalam jumlah besar sekaligus meningkatkan citra pariwisata Bali di mata dunia.

"Manfaat dari PLTS ini tidak saja untuk memenuhi kebutuhan energi, tapi juga meningkatkan citra pariwisata Bali, kemudian juga akan menghentikan penggunaan bahan bakar minyak yang di Bali itu besarnya mencapai 500.000 kiloliter, tidak lagi impor BBM dan biayanya jauh lebih murah," kata Koster. Ia menegaskan Pemprov Bali siap mendukung pemanfaatan lahan negara yang tidak produktif untuk mengoptimalkan pengembangan PLTS. Selain proyek tahap awal di Gilimanuk, survei lahan kering juga tengah dilakukan di wilayah Buleleng dan Karangasem untuk mendukung perluasan kapasitas PLTS pada masa mendatang.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

MU Dihajar Tim Promosi, Scholes Semprot Bruno Fernandes dan Luke Shaw

calendar_today 25.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Legenda Manchester United Paul Scholes mengkritik pedas Bruno Fernanes dan Luke Shaw usai kekalahan Setan Merah dari Hull City pada pekan pembuka Liga Inggris, Sabtu (22/8).

Man United kalah 0-2 di Stadion MKM yang seluruhnya berasal dari situasi bola mati di babak pertama. Kekalahan ini terasa menyakitkan karena Hull adalah tim promosi yang diprediksi akan terdegradasi.

Selepas pertandingan, Bruno Fernandes mengeluh kepada media bahwa timnya telah melakukan kesalahan yang sama seperti musim lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan Redaksi

  • Jonatan Christie Ranking 1 Dunia: Raket Harapan dan 13 Tahun Berselang
  • Persija Resmi Berpisah dengan Gustavo Almeida
  • Alasan Ramon Tanque Dicoret dari Skuad Persib Musim 2026/2027

"Di setiap laga tandang, kami terlalu banyak membiarkan lawan menguasai bola. Dalam 20 menit pertama, kiper kami yang paling banyak menyentuh bola," kata Fernandes dikutip Daily Mail.

"Kami seharusnya melakukan pressing lebih tinggi dan bermain lebih agresif. Selain itu, kami perlu membenahi pertahanan saat situasi bola mati agar tidak kebobolan seperti tiu. Tim-tim seperti ini selalu menunggu momen tersebut," ujar Fernandes menambahkan.

Namun, Scholes menyoroti komentar Bruno Fernandes. Menurutnya sang kapten tidak pantas mengkritik rekan setim di saat permainannya sendiri juga tak maksimal.

"Saya ingin tahu apa maksudnya. Kesalahan apa yang mereka lakukan," kata Scholes dalam sebuah siniar yang dikutip Daily Mail.

"Apalagi mengingat performanya sendiri di laga itu. Menurut saya sebaiknya dia diam saja. Dia juga tidak tampil maksimal," ujar Scholes menambahkan.

Selain mengkritik komentar Bruno Fernandes, Scholes juga menyoroti pernyataan Luke Shaw yang dianggap meremehkan pelatih Michael Carrick.

Shaw mengatakan, dua gol yang bersarang ke gawang MU disebabkan persiapan tim yang kurang maksimal mengantisipasi bola mati tim lawan.

"Luke Shaw selalu saja berkomentar. Dan, itu merupakan kritik terhadap staf pelatih. Jika ada pemain yang bicara begitu, Anda pasti akan berpikir 'sialan', dan Anda akan memanggil mereka untuk menghadap pada Senin pagi," ujar Scholes.

Scholes mengungkapkan betapa dia dan para pemain bintang Man United di eranya, sangat menghormati pelatih Sir Alex Ferguson.

"Komentar-komentar seperti itu bukan sekadar rasa hormat, bicara soal rasa takut terhadap pelatih dan apa yang mereka kayakan, itu sebenarnya bentuk ketidakhormatan terhadap pelatih dan staf."

"Sebagai pemain, kalau kami berani bilang soal Sir Alex bahwa 'kami tidak siap', wah gawat! Dia pasti langsung menegur keras dan mungkin mempermalukanmu di depan seluruh tim," tutur Scholes.

Dion Dublin, legenda Premier League lainnya yang hadir dalam siniar tersebut, juga mendukung pernyataan Scholes. Dublin menyarankan Carrick untuk 'memutus' hubungan terlalu akrab dengan pemain demi menegaskan otoritasnya sebagai pelatih.

"Masalah soal status teman atau rekan kerja yang dia alami saat menjadi pelatih sementara, kini berubah. Tantangan terberat adalah setelah Carrick diangkat sebagai pelatih tetap dan dia harus memutus ikatan itu. Menurut saya, situasi ini akan sulit bagi sosok seperti Michael [Carrick] karena dia orang yang sangat baik."

"Tapi sekarang dia seorang pelatih dan harus berhenti bersikap seperti, 'apa kabar, kawan', 'bagaimana kabarmu, sobat', atau 'mau minum bir bareng?'. Hal-hal itu tidak bisa dilakukan lagi. Saat ini situasinya adalah, "Saya pelatih dan kamu pemain. Lakukan saja apa yang diinstruksikan," ujar Dublin.

Kekalahan menyakitkan dari tim promosi wajib menjadi evaluasi bagi Michael Carrick. The Red Devils kini terpuruk di peringkat ke-16 klasemen Premier League dan harus berbenah sebelum terlambat.

[Gambas:Video CNN]

(jun)

PLN optimalkan PLTS Bali untuk mengurangi ketergantungan BBM impor

calendar_today 25.08.2026 - person  - timer ~

Jembrana (ANTARA) - PT PLN (Persero) mengoptimalkan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas hingga 1.000 megawatt peak (MWp) yang dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) 3,3 gigawatt hour (GWh) untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) impor di Bali.

"Dengan adanya program PLTS ini, maka sistem kelistrikan Bali bergeser, yang tadinya ada faktor penggunaan BBM yang impor digantikan dengan energi dari domestik,” kata Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo saat peluncuran pengembangan PLTS Gilimanuk di Jembrana, Bali, Selasa.

“Nanti dari energi yang mahal menjadi energi murah, dari energi fosil menjadi energi baru terbarukan," katanya menambahkan.

Darmawan menjelaskan keunggulan utama proyek tersebut dibandingkan PLTS konvensional terletak pada integrasi sistem penyimpanan baterai berskala besar dengan teknologi canggih.

Melalui BESS, energi matahari yang diproduksi melimpah pada siang hari, terutama pukul 10.00-14.00 WITA, dapat disimpan untuk digunakan sebagai sumber listrik pada malam hingga pagi hari.

"Konsumsi BBM yang banyak terjadi pada waktu sore sampai malam hari bisa digantikan dengan PLTS yang energinya disimpan di dalam bentuk Battery Energy Storage System," ujar Darmawan.

Ia menjelaskan seluruh daya listrik yang dihasilkan pembangkit di Bali bagian barat tersebut akan disalurkan melalui jaringan transmisi tegangan tinggi 150 kilovolt (kV) untuk menjangkau berbagai kawasan di Pulau Bali.

"PLTS ini langsung tersambung pada transmisi tegangan tinggi 150 kV yang kemudian dievakuasi langsung ke Denpasar, sampai ke Nusa Dua, Kuta, hingga Sanur, walaupun PLTS Gilimanuk lokasinya di Jembrana, ini untuk mengalirkan listrik ke seluruh wilayah Pulau Bali," tuturnya.

PLN memperkirakan potensi PLTS Gilimanuk saat ini belum maksimal karena proyek masih dalam tahap awal. Namun, ketika kapasitasnya mencapai 300 MWp, lahan seluas 320 hektare tersebut berpotensi turut menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

PLN menilai akselerasi target nasional pengembangan energi surya sebesar 100 gigawatt peak (GWp) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dapat berjalan lebih cepat berkat kolaborasi lintas lembaga, mulai dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Kehutanan, ATR/BPN, hingga Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sebagai tim solid.

“Dalam proses ini, kami akan mempercepat pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, memerangi kemiskinan, dan dalam proses ini bangsa kita menjadi bangsa yang lebih maju lagi, kami siap menjalankan program arahan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi langkah PLN dan pemerintah pusat yang dinilai sejalan dengan Pergub Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Mandiri Energi dengan Energi Bersih.

Senada dengan PLN, Koster meyakini kehadiran PLTS dapat mengurangi penggunaan BBM dalam jumlah besar sekaligus meningkatkan citra pariwisata Bali di mata dunia.

"Manfaat dari PLTS ini tidak saja untuk memenuhi kebutuhan energi, tapi juga meningkatkan citra pariwisata Bali, kemudian juga akan menghentikan penggunaan bahan bakar minyak yang di Bali itu besarnya mencapai 500.000 kiloliter, tidak lagi impor BBM dan biayanya jauh lebih murah," kata Koster.

Koster menegaskan Pemprov Bali siap mendukung pemanfaatan lahan negara yang tidak produktif untuk mengoptimalkan pengembangan PLTS.

Selain proyek tahap awal berkapasitas 300 MWp di Gilimanuk, survei lahan kering juga tengah dilakukan di wilayah Buleleng dan Karangasem untuk mendukung perluasan kapasitas PLTS pada masa mendatang.

Baca juga: Tokoh adat Jembrana syukuri pembangunan PLTS di Bali

Baca juga: Pemerintah persiapkan perpres untuk PLTS 100 GWp

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Persiapan Hampir 100 Persen, Pelatih Deltras FC Puas dengan Kondisi Tim Jelang Kompetisi |Republika Online

calendar_today 25.08.2026 - person  - timer ~

Pelatih nilai kondisi pemain Deltras FC baik jelang kompetisi.

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO, – Pelatih Deltras FC, Leonard Tupamahu, menilai kondisi timnya cukup baik setelah menjalani rangkaian uji coba sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi Championship musim 2026/2027. Ia menyebut persiapan tim kini telah mendekati 100 persen dan tinggal menyempurnakan detail taktikal.

"Rangkaian uji coba ini bagus bagi kami, terutama untuk memberikan jam terbang kepada pemain muda sekaligus membangun chemistry antarpemain," kata Leonard, dalam keterangan diterima di Sidoarjo, Selasa.

Leonard mengatakan jadwal uji coba yang cukup padat menjadi kesempatan bagi seluruh pemain untuk memperoleh menit bermain sekaligus menjaga kondisi fisik agar tidak mengalami kelelahan. Menurutnya, padatnya jadwal juga menjadi simulasi bagi Deltras FC menghadapi kompetisi Piala Liga (League Cup) 2026/2027 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober atau November.

Rotasi Pemain dan Ujian di Piala Liga

Ia menyebutkan Deltras FC saat ini memiliki sekitar 30 pemain, sehingga Leonard berencana melakukan rotasi agar seluruh pemain mendapat kesempatan bermain dan tim tetap mampu menjaga performa. Strategi ini dianggap penting untuk menjaga kebugaran skuad selama kompetisi.

Ia menilai kesempatan menghadapi tim Liga 1 dalam Piala Liga akan menjadi tes penting karena pertandingan tersebut memberikan pengalaman kompetitif yang berbeda dibandingkan sekadar laga uji coba. "Menurut saya, kami tidak perlu khawatir karena regulasi juga memungkinkan mereka bermain dengan tiga pemain asing, sehingga kondisi yang dihadapi relatif sama," ujarnya.

Leonard memastikan perkembangan tim sejauh ini berjalan positif karena para pemain mampu memahami instruksi dengan cepat, sementara kondisi fisik mereka juga menunjukkan peningkatan. Ia menuturkan persiapan Deltras FC kini telah mendekati 100 persen dan tim tinggal melakukan penyempurnaan terhadap sejumlah detail taktikal sebelum memasuki kompetisi.

"Tim sudah berada di jalur yang tepat dan hampir 100 persen, sehingga sekarang tinggal detail-detail kecil dalam taktikal yang akan sangat menentukan pertandingan," kata Leonard.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

6 Bulan Perang, 20 Orang Tewas dalam 68 Insiden di Selat Hormuz

calendar_today 25.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 20 pelaut dan pekerja pelabuhan tewas dalam 68 insiden yang terjadi di kawasan Teluk dan perairan sekitar Selat Hormuz selama enam bulan perang antara Iran dan Amerika Serikat-Israel.

Mengutip AFP, Selasa (25/8), Organisasi Maritim Internasional (IMO), badan maritim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mencatat 35 orang lainnya terluka dan satu orang masih hilang dalam rangkaian insiden tersebut.

Selat Hormuz memang menjadi salah satu titik utama konflik karena merupakan jalur penting bagi pengiriman minyak dan gas dunia. Sejumlah kapal komersial juga menjadi sasaran selama perang berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika dirata-ratakan selama enam bulan, 68 insiden tersebut berarti terjadi sekitar satu insiden setiap 2,6 hari.

Sebagian besar insiden melibatkan kapal pengangkut. Sekitar separuh kejadian terjadi pada kapal tanker, sedangkan 20 persen melibatkan kapal kontainer dan 15 persen kapal pengangkut barang curah atau bulk carrier.

Dari 68 insiden itu, 47 di antaranya diklasifikasikan sebagai serangan olehUnited Kingdom Maritime Trade Operations(UKMTO).

Kapal berbendera Liberia menjadi yang paling banyak terlibat, yakni dalam 13 insiden. Disusul kapal berbendera Panama dan Kepulauan Marshall yang masing-masing terlibat dalam 10 insiden. Sementara itu, kapal dengan bendera Iran tercatat terlibat dalam empat insiden.

Insiden turun saat perundingan damai

Intensitas insiden di kawasan tersebut tidak berlangsung dengan pola yang sama sepanjang enam bulan perang. Jumlah kejadian berubah mengikuti perkembangan konflik dan proses perundingan damai.

Sejak perang pecah pada akhir Februari hingga tercapainya kesepakatan kerangka pembicaraan damai pada pertengahan Juni, insiden terjadi rata-rata setiap 2,3 hari.

Periode tersebut menjadi fase paling banyak memakan korban. Sebanyak 16 pelaut dan pekerja pelabuhan tewas, sementara 19 lainnya terluka.

Insiden pun tersebar di berbagai wilayah Teluk, baik di sebelah timur maupun barat Selat Hormuz. Kejadian turut dilaporkan di perairan lepas pantai Irak, Iran, Qatar, Arab Saudi, Oman, dan Uni Emirat Arab.

Ketika pembicaraan damai berlanjut hingga sekitar 7 Juli, situasinya sempat mereda. Frekuensi insiden turun menjadi rata-rata satu kejadian setiap 4,6 hari.

Dalam periode tersebut, tidak ada pelaut maupun pekerja pelabuhan yang dilaporkan tewas, terluka, atau hilang.

Dari lima insiden yang tercatat selama periode itu, empat terjadi di lepas pantai Oman, dekat titik tersempit Selat Hormuz. Keempatnya berlangsung di jalur yang tidak mendapat izin dari otoritas Iran.

Iran sebelumnya telah memperingatkan kapal-kapal agar tidak menggunakan jalur alternatif tersebut. Teheran juga disebut ingin mempertahankan kendali atas Selat Hormuz setelah perang dan mengenakan biaya bagi kapal yang melintas.

Situasi kembali memburuk setelah pembicaraan damai terhenti. 

Sejak perundingan tersebut runtuh, insiden kembali terjadi rata-rata setiap 2,8 hari. Angka itu hampir kembali ke tingkat sebelum pembicaraan damai dimulai.

Dalam periode tersebut, empat pelaut atau pekerja pelabuhan tewas, 16 lainnya terluka, dan satu orang dilaporkan hilang.

(anm/mik)

placeholder

Budi Arie Lagi Menghidupkan Kembali Posisi Tawar Projo

calendar_today 25.08.2026 - person  - timer ~

Pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, mengenai dinamika politik yang bergerak “lebih cepat dari 2029” merupakan sinyal strategis berlapis alih-alih prediksi teknis percepatan Pemilu.

HUT RMOL news

Demikian dikatakan aktivis Forum Sipil Bersuara (Forsiber) Hamdi Putra, dikutip Rabu 26 Agustus 2026.

Menurut Hamdi, secara konstitusional, wacana Pemilu dipercepat hampir tidak memiliki landasan hukum yang kuat karena UUD 1945 secara tegas mengatur masa jabatan presiden selama lima tahun serta mekanisme suksesi yang jelas melalui Wakil Presiden atau MPR apabila terjadi kekosongan.

"Namun, secara taktis, pernyataan Budi Arie tersebut berfungsi efektif sebagai trial balloon untuk mengukur respons kubu Presiden Prabowo Subianto, menghidupkan kembali posisi tawar politik Projo, serta mempertahankan Joko Widodo sebagai simpul komunikasi strategis," kata Hamdi.

Dengan menanamkan persepsi bahwa kalender kekuasaan tidak berjalan normal, Budi Arie berhasil memaksa para elite politik untuk menghitung ulang posisi mereka dan menempatkan jaringan relawan Projo kembali relevan di tengah dinamika kekuasaan.

Manuver ini langsung memicu reaksi nyata, di mana kubu Partai Gerindra memilih menjaga jarak dan menegaskan fokus penuh pada pengawalan program pemerintahan Prabowo.

"Sikap tersebut memperlihatkan batas toleransi koalisi terhadap wacana di luar agenda resmi," kata Hamdi.

Di sisi lain, langkah politik ini memunculkan paradoks tersendiri. Upaya mendongkrak daya tawar Projo berisiko menggerus tingkat kepercayaan istana terhadap konsistensi dukungan politik Budi Arie.

Dengan demikian, inti persoalannya bukanlah kepastian percepatan jadwal pencoblosan, melainkan upaya Projo untuk tidak sekadar menjadi mesin kampanye lima tahunan.

"Melalui sinyal perubahan keseimbangan kekuasaan yang dilempar ke ruang publik, Budi Arie memaksa lanskap politik nasional untuk memperhitungkan keberadaan mereka jauh sebelum kalender pemilihan yang sebenarnya dimulai," pungkas Hamdi.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Blunder Ucapan Budi Arie Mesti Jadi Alarm untuk Prabowo: Di Tengah Masyarakat Ada Keresahan Kolektif

calendar_today 25.08.2026 - person  - timer ~

Rabu, 26 Agustus 2026, 01:00 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengenai kemungkinan pemilu berlangsung lebih cepat dari seharusnya tidak boleh begitu saja diabaikan oleh Presiden Prabowo Subinato. Di balik kontroversi ucapan tersebut, ternyata memang terdapat keresahan kolektif di tengah masyarakat.

Peneliti Utama Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro mengatakan bahwa keresahan memang menjadi bagian dari situasi sosial saat ini. Namun, ia menilai keberadaan keresahan tersebut seharusnya tidak langsung diterjemahkan menjadi dorongan untuk mempercepat kontestasi politik.

Baca Juga: Denny Indrayana: Dalam Sejarah Republik Indonesia, Baru Sekali Ini Ada Presiden Punya...

"Memang betul, di tengah masyarakat itu ada keresahan kolektif dan sebagainya," ujar Siti, dikutip Rabu (26/8/2026).

Bagi Siti, respons yang tepat bukan memperbesar spekulasi mengenai pemilu lebih cepat. Justru keresahan tersebut seharusnya menjadi alarm agar pemerintah mempercepat penyelesaian persoalan masyarakat melalui program-program yang telah dijanjikan.

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto masih berada dalam tahap menjalankan mandat hasil Pemilu 2024. Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka baru akan memasuki dua tahun masa pemerintahan pada Oktober. Karena itu, energi pemerintah seharusnya diarahkan untuk memastikan program yang telah dijanjikan benar-benar dirasakan masyarakat.

Siti juga memberikan catatan khusus kepada Budi Arie. Menurutnya, keresahan masyarakat seharusnya disampaikan kepada pemerintah dalam bentuk masukan yang konstruktif, bukan pernyataan yang berpotensi menimbulkan tafsir politik baru.

"Sebagai pendukung, mereka ini kan pendukung pemerintah, mestinya memberikan masukan-masukan, yang tidak menimbulkan pemahaman yang nanti keliru di tengah publik," kata Siti.

Menurut Siti, Projo sebenarnya dapat memainkan peran sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Keresahan yang mereka tangkap di lapangan bisa disampaikan kepada pemerintah untuk menjadi bahan evaluasi.

Namun, ketika keresahan itu dikaitkan langsung dengan kemungkinan pemilu dipercepat, muncul risiko publik menafsirkan pernyataan tersebut sebagai sinyal adanya persoalan serius di dalam pemerintahan atau persiapan menuju kontestasi baru.

Diketahui, Budi Arie sebelumnya membuat pernyataan yang kemudian viral di media sosial. Dekat Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), ia mengaku memiliki insting bahwa pemilu dapat berlangsung lebih cepat dari jadwal 2029.

"Saya ingin sampaikan, tadi saya udah bisik ke Pak Jokowi, 'Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?'. Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong ke Pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap, enggak?" ujar Budi Arie.

Budi Arie juga mengaitkan kemungkinan tersebut dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Ia membandingkannya dengan situasi menjelang perubahan besar pada akhir Orde Baru.

Baca Juga: Dituduh Terlibat Upaya Gembosi Prabowo Demi Uang, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Honor Saya...

"Ini terjadi yang namanya kalau menurut pendapat saya terjadi yang namanya patahan sejarah, bagaimana tahun '97 itu tiba-tiba pemilu berikutnya '99. Dan potensi ini bukan tak ada, sangat besar dengan keresahan masyarakat dan kondisi ekonomi," tegasnya.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar

PLN Gandeng TNI AL Gembleng Petugas di Kepulauan Sangihe |Republika Online

calendar_today 25.08.2026 - person  - timer ~

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO,PT PLN (Persero) menggandeng TNI Angkatan Laut (AL) untuk meningkatkan kualitas petugas di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), tepatnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara. Kolaborasi ini diwujudkan melalui Latihan Dasar (Latsar) Mental dan Fisik bagi Petugas Pelayanan Teknik (Yantek) PLN UP3 Tahuna.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Kampus Yantek. Program ini digelar bersama Pangkalan TNI AL (Lanal) Tahuna untuk menggembleng disiplin, fisik, mental, serta kekompakan personel di lapangan, khususnya dalam menyambut Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026.

Keandalan Listrik Bergantung Kesiapan Garda Terdepan

Usman menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik sangat bergantung pada kesiapan para petugas di garda terdepan. Menurutnya, Petugas Yantek adalah wajah PLN yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

"Melalui penguatan mental dan fisik di Kampus Yantek ini, kami ingin memastikan setiap petugas tidak hanya memiliki kompetensi teknis yang mumpuni, tetapi juga berjiwa tangguh, responsif, dan mengedepankan budaya K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) dalam menghadirkan pelayanan terbaik untuk pelanggan," ungkap Usman di Manado, Selasa.

Ia menambahkan, pembekalan ini bukan sekadar penanda usainya latihan fisik dan mental, melainkan titik awal penerapan nilai-nilai disiplin dalam operasional sehari-hari. Program Kampus Yantek dirancang sebagai wadah komprehensif untuk melatih kesiapan personel di luar rutinitas teknis biasa.

Apresiasi dari TNI AL dan Komitmen PLN

Manager PLN UP3 Tahuna, Eko Yuwono, mengapresiasi seluruh peserta yang telah menyelesaikan rangkaian kegiatan dengan semangat tinggi. Ia menekankan bahwa proses belajar sesungguhnya baru dimulai setelah latihan ini selesai.

"Hari ini kita menutup rangkaian Latsar, tetapi proses belajar sejatinya baru dimulai. Di lapangan lah hasil pembentukan karakter ini diuji. Disiplin, ketangguhan, dan semangat kolaborasi harus tercermin dalam kualitas pelayanan kita kepada masyarakat," kata Eko.

Sementara itu, Komandan Lanal Tahuna, Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, turut mengapresiasi sinergi yang terjalin selama pelatihan berlangsung. Pihaknya bangga melihat dedikasi para peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan latsar.

"Semoga pembekalan kedisiplinan dan ketahanan mental ini menjadi modal berharga bagi petugas PLN dalam menjalankan tugas negara yang penuh tantangan," ungkap Kolonel Hadi Subandi.

Melalui penutupan Latsar Batch 1 ini, PLN UP3 Tahuna bersama PLN UID Suluttenggo terus berkomitmen mencetak tenaga Pelayanan Teknik yang andal, prima, solid, serta berorientasi pada kepuasan pelanggan di seluruh wilayah kepulauan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

PTN Hoops Fest 2026 Jadi Ajang Nolstagia & Sinergi di Lapangan Basket

calendar_today 25.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Ratusan alumni dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia turun ke lapangan. Mereka bernostalgia dan bersinergi di PTN Hoops Fest 2026.

Turnamen bola basket antaralumni ini berlangsung di GOR Bulungan, Jakarta Selatan pada 22-25 Agustus 2026. Mengusung agenda resmi Senior Unity Alumni PTN Hoops Fest 2026, mengusung tema besar "One Basketball, Countless Memories".

Tema ini mencerminkan misi utama kegiatan, yaitu menyediakan wadah kompetisi yang sehat sekaligus menjadi jembatan silaturahmi dan ruang nostalgia bagi para alumni senior semasa menduduki bangku kuliah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Turnamen tahun ini diikuti oleh jajaran kampus ternama di negeri ini, antara lain: Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Sebelas Maret (UNS).

Demi memastikan jalannya pertandingan yang adil dan berimbang, kompetisi dibagi ke dalam beberapa Kelompok Umur (KU) yaitu, KU 30+ Putri, KU 40+ Putra, KU 50+ Putra, KU 55+ Putra.

Ketua Lembaga Penjamin Simpanan Indonesia (LPSI), Anggito Abimanyu hadir untuk menutup perhelatan PTN Hoops Fest 2026. Anggito yang juga mantan Ketua Umum PB Perbasi periode 2010-2014 itu mengapresiasi ajang ini karena menjadi wadah untuk bertemu dengan rekan-rekan saat masih kuliah dahulu.

"Semangat dari turnamen ini adalah semangat untuk unity, semangat untuk bertanding, semangat untuk tetap sehat, sekaligus bersilaturahmi, khususnya para alumni dari perguruan tinggi negeri," kata Anggito dalam pernyataannya, Selasa (25/8/2026).

"Dengan adanya turnamen ini saya bisa kembali bertemu dengan teman-teman saat kami kuliah dahulu. Sekarang kami bertemu lagi dan bermain basket bersama. Dulu juga pernah bermain bersama mereka, jadi sekarang seperti nostalgia," ujarnya menambahkan

PTN Hoops Fest memiliki banyak manfaat bagi alumni perguruan tinggi negeri. Anggota Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi mengatakan ajang ini tidak hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai wadah sinergitas antar alimni yang kini berkerja di instansi-intanai berbeda.

"Saat ini kami masing-masing sudah berkarya di instansi masing-masing. Tentu melalui pertemuan dalam ajang turnamen basket seperti ini, ada banyak hal yang bisa kami lakukan dan sinergikan di luar olahraga bola basket itu sendiri. Suasananya juga lebih cair," tutur Hasan Fawzi.

"Kami mengapresiasi panitia yang menyelenggarakan kegiatan ini dengan tujuan yang sangat baik. Selain terus menyemarakkan olahraga basket di tingkat nasional, ajang ini juga menjadi sekaligus mengenang masa-masa ketika mereka berada di puncak stamina sebagai mahasiswa dan pebasket di perguruan tinggi masing-masing," ucapnya.

Di kategori KU-30 putri, tim alumni Universitas Padjadjaran (Unpad) keluar sebagi juara setelah di final mengalahkan tim Universitas Indonesia (UI) dengan skor 38-21. Kategori KU 30+ putra, titel juara diraih oleh UGM setelah mengalahkan Unpad, 32-29.

Kegagalan tim UI 30+ putri, beruntung mampu dibayar lunas dengan kemenangan tiim UI putra di kategori KU 40+. Melalui pertandingan seru, UI melewati perlawanan ketat Universitas Diponegoro (Undip) dengan skor meyakinkan 46-32, sekaligus memastikan titel juara.

"Sungguh pertandingan yang keras dan melelahkan. Kami bersyukur bisa keluar dari ketertinggalan di dua kuarter awal sehingga bisa menjadi juara," ucap Firdaus, kapten tim UI KU 40+ putra.

"Saya berterima kasih kepada tim dan semua pemain yang telah bekerja keras sehingga kami bisa menjadi juara," kata Daus.

Sementara di KU 50+ putra, tim alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) mengamankan mahkota juara setelah di partai puncak menumbangkan tim Universitas Padjadjaran (Unpad) dengan skor akhir 40-27.

(mro/raw)

Era Prabowo, Kinerja Polri Makin Moncer

calendar_today 25.08.2026 - person  - timer ~

Dari perspektif kebijakan publik, capaian Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selama pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dapat dibaca sebagai perluasan kontribusi kepolisian dari fungsi keamanan konvensional menuju institusi yang turut mendukung agenda perlindungan sosial dan pembangunan nasional.

HUT RMOL news

Demikian pandangan Analis Kebijakan Publik dan Sosial-Politik Nasional Nasky Putra Tandjung dalam Diskusi Publik: “Polri Presisi & Polri untuk Masyarakat: Catatan Capaian Strategis Polri dalam Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam Mendukung serta Mewujudkan Program Asta Cita bagi NKRI" di Jakarta, Selasa 25 Agustus 2026.

"Namun, saya ingin memberikan catatan metodologis: tahun 2026 masih berjalan, sehingga data 2026 yang digunakan dalam diskusi ini merupakan capaian yang telah dipublikasikan sampai periode tertentu, bukan rekap final dua tahun," kata Nasky.

Salah satu indikator objektif yang dapat digunakan, kata Nasky, adalah tingkat penyelesaian perkara.

Menurut data Pusiknas Polri, berdasarkan rilis akhir tahun 2025 mencatat 325.345 perkara ditangani secara nasional dengan crime clearance 76,22 persen, dan 248.076 perkara berhasil diselesaikan.

"Angka ini menunjukkan kapasitas penegakan hukum, tetapi secara akademis tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan," kata Nasky.

Menurut Nasky, kinerja Polri harus dinilai secara multidimensional, yakni berupa penyelesaian perkara, kualitas penyidikan, kepastian hukum, perlindungan korban, integritas aparat, kepuasan masyarakat dan tingkat kepercayaan publik.

Selain itu, berdasarkan data Bareskrim untuk 2025, Polri melaporkan 410 perkara korupsi dituntaskan, 946 tersangka ditetapkan dan aset/uang negara sekitar Rp2,3 triliun diselamatkan. Untuk penyelundupan, tercatat 200 kasus dengan 247 tersangka.

"Ini relevan dengan agenda penguatan tata kelola pemerintahan dan perlindungan kepentingan ekonomi nasional," kata Nasky.

Polri juga melaporkan bahwa Satgas Pangan sepanjang 2025 melaksanakan 2.408 kegiatan preemtif, 7.480 kegiatan preventif dan penegakan hukum terhadap 102 kasus terkait komoditas pangan.

"Artinya, keamanan ekonomi dan keamanan pangan semakin memiliki irisan dengan tugas kepolisian," kata Nasky.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.