Ada kalanya rumah sebenarnya tidak terlalu kotor, tetapi terlihat berantakan. Barang ada di mana-mana, meja penuh, sofa tidak rapi, dan cermin yang terasa berembun. Sedangkan waktu untuk membereskan semuanya tidak ada.
Kabar baiknya, membuat rumah terlihat lebih bersih tidak selalu berarti harus membersihkan setiap sudut. Menurut Good Housekeeping (2026), ketika waktu terbatas, membereskan benda yang terlihat, membersihkan permukaan yang menonjol, dan melakukan beberapa perubahan kecil bisa memberikan dampak visual yang besar. Oleh karena itu, simak lebih lanjut, dilansir dari Good Housekeeping (12/9).
Biasanya permukaan yang penuh membuat ruangan terlihat lebih ramai. Selain itu, benda-benda kecil yang tidak pada tempatnya bisa menciptakan kesan berantakan. Good Housekeeping bahkan menempatkan lantai sebagai salah satu hal dengan dampak visual terbesar ketika ingin membuat sesuatu terlihat lebih bersih dengan cepat.
Jadi, walau waktunya cuma sedikit, jangan langsung berpikir harus mengepel seluruh rumah atau membersihkan setiap sudut. Mulailah dari apa yang paling mudah terlihat.
Untuk merapikan dengan cepat, ini trik yang bisa kamu lakukan.
Kamu bisa mulai dari lantai, terutama ruang tamu, area keluarga, dan lorong. Membersihkan area lantai merupakan salah satu cara dengan dampak visual paling besar karena lantai merupakan permukaan besar dalam sebuah ruangan.
Basket atau keranjang ini dapat menampung sementara barang-barang yang belum sempat dikembalikan ke tempatnya. Keranjang ini bukan tempat penyimpanan permanen, melainkan solusi sementara agar ruangan cepat terlihat lebih tenang. Setelah suasana lebih tenang, baru barang-barang tersebut dikembalikan ke tempat masing-masing.
Dapur merupakan area dengan aktivitas tinggi, sehingga permukaan meja yang penuh bisa langsung membuat ruangan terlihat berantakan. Membersihkan area ini menjadi salah satu langkah yang efek visualnya paling terasa.
Di samping itu, permukaan kamar dapat membuat ruangan terasa lebih berantakan meskipun sebenarnya tidak terlalu kotor. Tempat tidur yang sudah dirapikan dapat menjadi visual anchor untuk kamar, sehingga keseluruhan ruangan langsung terlihat lebih tertata.
Jika kamu memiliki sofa, yang perlu dilakukan tidak banyak: cukup rapikan bantal dan singkirkan barang yang bukan bagian dari sofa. Perubahan kecil ini dapat membuat ruang keluarga terasa lebih rapi dan tertata.
Ini bagian yang bisa memberikan efek “tiba-tiba” rumah kelihatan lebih bersih. Cermin yang penuh noda bisa membuat kamar mandi atau ruangan terlihat kusam. Membersihkan cermin dan permukaan kaca karena permukaan yang bersih dan bebas noda dapat membuat ruangan terasa lebih terang dan bersih.
Pada akhirnya, rumah yang terlihat bersih tidak selalu berarti setiap sudutnya sudah sempurna. Ketika waktu terbatas, fokus pada bagian yang paling terlihat. Beberapa menit sudah cukup untuk membuat suasana rumah terasa jauh lebih tertata.
Liputan6.com, Jakarta - Basarnas menyiagakan sekitar 30 ambulans relawan untuk membantu menangani korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu.
Koordinator Relawan BPK Gamer Yuka Banjarmasin, Gapuri, mengatakan pihaknya menerima arahan dari Basarnas untuk menyiagakan ambulans relawan di lokasi sebagai bentuk kesiapan menghadapi kemungkinan kedatangan korban yang membutuhkan pertolongan medis maupun evakuasi.
“Kalau kita lihat dari informasi tadi, ada yang meninggal, ada yang luka, ada yang macam-macam,” ujar Gapuri saat ditemui bersiaga di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu (13/9), seperti dilansir Antara.
Menurut Gapuri, ambulans relawan disiapkan untuk membantu proses penanganan korban ketika tiba di lokasi, terutama bagi korban yang membutuhkan pertolongan segera sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.
Ambulans yang disiagakan relawan telah dilengkapi sejumlah perlengkapan pendukung pertolongan awal, antara lain oksigen, tandu, sarung tangan lateks, dan masker yang dapat digunakan menyesuaikan kondisi korban.
Gapuri mengatakan sejumlah ambulans relawan mulai berada di lokasi sejak pagi dan terus berdatangan hingga siang hari setelah menerima arahan untuk bersiaga dari Basarnas dalam mendukung penanganan kecelakaan Kapal Virgo Transport 8.
Jumlah sekitar 30 ambulans tersebut merupakan armada relawan yang disiagakan sebagai dukungan tambahan. Sementara itu, ambulans pemerintah juga berdatangan ke lokasi untuk memperkuat kesiapan pelayanan medis dan evakuasi korban.
Ia mengatakan kesiapan armada dilakukan karena informasi mengenai kondisi korban mengharuskan unsur penolong mempersiapkan sarana transportasi medis sejak awal, sehingga korban dapat segera ditangani apabila ditemukan dan dibawa ke lokasi.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar prosesi wisuda ke-9 program sarjana yang diikuti 684 wisudawan dan wisudawati dari lima fakultas di Auditorium KH Ahmad Dahlan, UM Bandung, Sabtu (12/9/2026).
Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto mengatakan para lulusan akan menghadapi tantangan baru di tengah perkembangan green economy, Society 5.0, dan kecerdasan artifisial. Oleh karena itu, ia berharap lulusan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi juga perlu memiliki karakter dan integritas.
“Ketika studi di UM Bandung, saudara-saudara tidak hanya belajar tentang ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, dibimbing untuk memiliki karakter yang unggul yang menjadi fondasi bagi keberhasilan pada masa depan. Membangun karakter itu sama pentingnya dengan menguasai teknologi,” ujar Herry dalam keterangannya.
Ia pun mendorong lulusan UM Bandung untuk menjadi technopreneur islami yang mampu menciptakan lapangan kerja, mengembangkan riset berbasis nilai Islam, dan menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan bangsa.
Menurut Herry, UM Bandung akan terus memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan dan pusat keunggulan melalui penelitian serta inovasi. Pendidikan di UM Bandung, kata Rektor, diarahkan untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi, kecakapan, dan keterampilan yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan masa depan.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad mengingatkan para lulusan agar ilmu yang diperoleh selama kuliah tidak berhenti pada ijazah. Ilmu tersebut harus diwujudkan melalui karya, pengabdian, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Pergilah dengan ilmu. Berjalanlah dengan iman. Berkaryalah dengan integritas. Bersainglah dengan kompetensi. Dan berbuatlah dengan keikhlasan,” kata Dadang yang juga Ketua Badan Pembina Harian UM Bandung.
Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten Lukman juga mengingatkan para lulusan mengenai ketatnya persaingan dunia kerja. Para sarjana UM Bandung dituntut mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lain sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Ia menilai perkembangan AI dapat menjadi tantangan sekaligus peluang. Menurutnya, lulusan perlu memanfaatkan AI untuk meningkatkan kemampuan dan produktivitas, tanpa mengabaikan keterampilan esensial seperti inovasi dan profesionalisme.
Wisuda ke-9 UM Bandung terbagi dalam dua sesi. Dari 684 lulusan, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) menyumbang 96 wisudawan, Fakultas Sosial dan Humaniora (FSH) 124 wisudawan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 148 wisudawan, Fakultas Agama Islam (FAI) 158 wisudawan, serta Fakultas Farmasi 158 wisudawan.
Dalam wisuda tersebut, UM Bandung juga memberikan penghargaan kepada lima wisudawan terbaik dari setiap fakultas. Dari Fakultas Farmasi, penghargaan diraih Rival Rizki Hadiansyah Saputra dengan IPK 3,83. Dari FST, wisudawan terbaik diraih Zahra Khairunisa dari Prodi Teknologi Pangan dengan IPK 3,98.
Sementara itu, dari FEB penghargaan diberikan kepada Filah Pebrianti dari Prodi Manajemen dengan IPK 3,96. Dari FAI, penghargaan diraih Abid Naufal Habibburokhman dari Prodi Hukum Keluarga Islam dengan IPK 3,95. Adapun dari FSH, wisudawan terbaik diraih Dinda Nabila dari Prodi Ilmu Komunikasi dengan IPK 3,98.
Usai wisuda, salah satu peraih IPK tertinggi, Zahra Khairunisa, mengatakan capaian tersebut diperoleh melalui upaya menjaga konsistensi selama menjalani perkuliahan, termasuk dalam membagi waktu antara kegiatan akademik dan nonakademik.
“Saya selalu berusaha konsisten, selalu bertanggung jawab, dan memberikan yang terbaik atas setiap ikhtiar. Hal yang paling penting, saya selalu berusaha menikmati setiap prosesnya dan tidak terlalu membebani diri sendiri,” ujar Zahra.
Menurut Zahra, tantangan terbesar selama kuliah adalah menjaga konsistensi dan menentukan prioritas ketika tanggung jawab akademik, organisasi, dan kegiatan kampus berlangsung bersamaan. Ia juga menyebut dukungan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan studinya.
Setelah lulus, Zahra berencana terus mengembangkan keahlian di bidang pangan. Saat ini, ia telah mulai bekerja pada salah satu industri pangan di Bandung dan berharap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Wisuda ke-9 UM Bandung turut dihadiri Ketua PP Muhammadiyah, jajaran pimpinan UM Bandung, Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Wakil Ketua PWM Jawa Barat, Sekretaris BPH UM Bandung, Kepala LLDIKTI Wilayah IV, para orang tua/wali, serta tamu undangan lainnya.
Ayu Rachmaningtyas
| 13 September 2026, 13:29 WIB

Di balik kecelakaan tersebut, ternyata Virgo Transport 8 bukan kapal baru. Kapal ini memiliki sejarah panjang sebelum akhirnya beroperasi di Indonesia.
AKURAT.CO Kapal Virgo Transport 8 hilang kontak saat dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin, Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut membawa sebanyak 243 orang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banjarmasin melalui SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan informasi kejadian diterima Kantor SAR Banjarmasin pada pukul 04.10 WITA dari Yoel Rihi selaku General Manager PT Virgo.
Berdasarkan informasi yang diterima, kapal Virgo Transport 8 diketahui hilang kontak sekitar pukul 02.00 WITA setelah sebelumnya dilaporkan sedang menghadapi kondisi cuaca buruk dalam perjalanan menuju Banjarmasin.
Baca Juga: Pelayaran Kapal Terlama
"Kapal Virgo Transport 8 diketahui berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9) pukul 10.13 GMT. Hingga laporan diterima, kapal belum dapat dihubungi dan keberadaannya belum diketahui. Posisi terakhir yang diterima berada di perairan Laut Jawa, dengan jarak sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin," kata dia dalam keterangan yang diterima, Minggu (13/9/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut pada pukul 04.30 WITA Kantor SAR Banjarmasin memberangkatkan satu tim rescue berjumlah enam personel menggunakan Rescue Car D-Max menuju Dermaga SAR Basirih.
Tim selanjutnya akan melanjutkan perjalanan menuju lokasi perkiraan posisi terakhir menggunakan KN SAR Laksmana 241, dengan estimasi waktu tempuh sekitar lima jam.
Dalam pelaksanaan operasi pencarian, Kantor SAR Banjarmasin berkoordinasi dengan sejumlah unsur terkait, di antaranya KSOP Banjarmasin, Lanal Banjarmasin, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, Distrik Navigasi Banjarmasin, PT Pelindo Banjarmasin, serta agen kapal Virgo Cabang Banjarmasin.
Baca Juga: Tragedi Kapal Feri Terbakar di Filipina Semakin Memilukan. Sedikitnya 76 Orang Meninggal Dunia
"Sejumlah peralatan telah disiapkan untuk mendukung operasi, meliputi KN SAR Laksmana 241, Rescue Car D-Max, peralatan water rescue, dua set peralatan selam, perangkat komunikasi, Starlink, serta peralatan pendukung lainnya. Kondisi cuaca di wilayah Kantor SAR Banjarmasin dilaporkan cerah, sementara perkembangan kondisi cuaca di wilayah pencarian akan terus dipantau oleh tim," jelasnya.
Pencarian akan dilakukan secara optimal dengan melibatkan seluruh unsur terkait untuk mempercepat proses pencarian dan memastikan keselamatan seluruh penumpang serta awak kapal.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin mengimbau masyarakat maupun keluarga penumpang untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari petugas. Tim SAR Gabungan akiian terus melakukan pemantauan dan pencarian sesuai perkembangan situasi di lapangan, serta menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perkembangan signifikan.
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menghadiri pertemuan anggota BRICS serta negara-negara mitra lain dalam sesi terbuka di di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Minggu.
Dalam pantauan daring dari Jakarta, Minggu, sebelum sesi terbuka dengan anggota BRICS, Partners Countries & Outreach Countries dimulai, para pemimpin negara anggota BRICS dan negara-negara mitra menyempatkan diri berfoto bersama.
Presiden Prabowo berdiri di barisan depan bersebelahan dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi dan Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev. Tuan rumah Perdana Menteri India Narendra Modi berada di tengah, dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping berada di kanan dan kirinya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa BRICS memiliki peran penting dalam memperkuat kapasitas kolektif untuk berkontribusi terhadap ketahanan global.
Hal itu disampaikan dalam sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu (12/9).
"BRICS mewakili setengah dari seluruh umat manusia dan bagian yang besar dari perekonomian global serta perdagangan global. BRICS menyatukan pasar-pasar terbesar di dunia dan para produsen energi utama. Hal ini memberikan kita kekuatan kolektif yang sangat besar," ujar Kepala Negara sebagaimana keterangan resmi.
Dalam momen tersebut Presiden Prabowo Subianto juga sempat berbincang hangat dengan sejumlah pemimpin dunia di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di Bharat Mandapam.
Sebagaimana keterangan tertulis Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Presiden Prabowo berbincang bersama Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi, Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin, serta Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping sebelum sesi pembukaan KTT dimulai.
"Keempat pemimpin tampak berbincang dalam suasana hangat dan bersahabat sebelum sesi pembukaan dimulai," kata Teddy dalam keterangannya pada Sabtu.
Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Pandeglang, Banten (ANTARA) - A joint search-and-rescue team focused on waters south of Mount Anak Krakatau on Sunday, the sixth day of efforts to find speedboat Arupadhatu 1, which lost contact in the Sunda Strait.
Rizky Dwianto, head of Basarnas Banten's Operations and Readiness Sub-section, said eight vessels were deployed to sweep Sector X, covering about 681 square nautical miles.
Dwianto said findings from previous searches had prompted authorities to prioritize Sector X during Sunday's operation, based on information gathered from earlier missions.
The eight vessels in Sector X were KN SAR Tetuka, RBB Pecang, RIB 02 Basarnas Banten, RIB 02 Basarnas Lampung, KP 2016, KP 2013, KM Garuda and KM Bima.
The total search area on the sixth day covered 6,024 square nautical miles, divided into six sectors, including five maritime search areas and one aerial search area.
A total of 15 vessels and one helicopter were deployed on the sixth day, supported by about 300 personnel from the joint search-and-rescue team, Dwianto said.
The Meteorology, Climatology and Geophysics Agency (BMKG) reported cloudy conditions in the Sunda Strait, with southeast winds blowing at 10 to 20 knots.
Waves ranged from 0.5 to 2.5 meters, while surface currents were moving southwest, according to BMKG data.
Five journalists and three crew members departed Pagedongan Pier in Carita, Pandeglang, Banten, at about 2 p.m. on Sept. 7, heading toward Mount Anak Krakatau to cover volcanic activity.
The five journalists were identified as M. Bagus Khoirunnas, a photojournalist with Antara News Agency; Ari Basuki, a photojournalist from Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, a photojournalist with iNews.id; Firdaus Wajidi, a journalist with Anadolu Agency; and Donal Husni, a freelance photojournalist.
The other three people on board were the captain, a crew member, and a guide.
Pewarta: Zubi Mahrofi, Resinta Sulistiyandari
Uploader : Abdullah Rifai
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Pandeglang (ANTARA) - Tim SAR Gabungan memperluas dan membagi area pencarian kapal cepat Arupadhatu 1 yang membawa lima jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda menjadi enam sektor dengan total luas mencapai 6.010 nautical mile (NM) persegi.
Ahli Muda Bidang Kecelakaan Pelayaran dan Penerbangan Basarnas Rangga Aribowo di Pandeglang, Banten, Minggu, mengatakan enam sektor tersebut terdiri atas sektor V, W, X, Y, dan Z melalui jalur laut dan satu sektor udara.
"Untuk luas area pencarian 6.010 nautical mile persegi, pencariannya cukup luas, dan dibagi menjadi enam sektor terdiri dari lima sektor laut dan satu udara," katanya.
Ia memaparkan Sektor V memiliki luas area pencarian 840 NA persegi dan melibatkan dua kapal TNI AL, yakni KRI Kerambit dan KRI Teluk Gilimanuk.
Kemudian, Sektor W dengan luas 1.120 NA persegi melibatkan satu kapal TNI AL, KAL Anyer.
Sektor X menjadi area dengan pengerahan unsur terbanyak, yakni delapan kapal untuk menyisir wilayah seluas 681 NA persegi. Kapal yang dikerahkan terdiri atas KN SAR Tetuka, RBB Peucang, RIB 02 Basarnas Banten, RIB 02 Basarnas Lampung, kapal polisi 2016, kapal polisi 2013, KM Garuda, dan KM Bima.
Sementara itu, Sektor Y memiliki luas area pencarian 497 NA persegi dengan melibatkan KP Sanjaya dan KRI Lepu.
Adapun Sektor Z memiliki luas 809 NA persegi dan melibatkan KN SAR Basudewa milik Basarnas Lampung serta KN SAR Antasena milik Basarnas Jakarta.
Untuk sektor udara, satu helikopter disiagakan di ATS untuk memantau perkembangan kondisi di perairan Selat Sunda.
Rangga mengatakan sektor udara belum langsung melakukan penyisiran karena hasil pencarian visual sebelumnya menunjukkan jarak pandang rendah.
"Untuk sektor udara stand by memonitor perkembangan situasi di perairan Selat Sunda. Jika nanti memungkinkan dan layak terbang, maka sektor udara akan kita laksanakan," ujarnya.
Ia mengatakan total alat utama yang dikerahkan dalam operasi pencarian mencapai 15 kapal dan satu helikopter.
Selain itu, jumlah personel yang terlibat dalam operasi SAR terus ditambah. Hingga pembaruan terakhir, 551 personel dikerahkan untuk mendukung pencarian Arupadhatu 1.
Sebanyak delapan orang yang masih dalam pencarian berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9), sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.
Sebanyak lima di antara mereka jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, serta Donal Husni jurnalis lepas.
Sebanyak tiga orang lainnya, Warta selaku nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto sebagai pemandu.
Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap delapan orang tersebut dan mengevaluasi setiap temuan yang berpotensi memberikan petunjuk mengenai keberadaan mereka.
Pewarta: Zubi Mahrofi
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Erick menyampaikan hal tersebut seusai mengikuti Roll To Glory FIFA ASEAN Cup Family Parade bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (13/9/2026).
Menurut Erick, Indonesia tidak hanya memiliki tanggung jawab menyelenggarakan pertandingan, tetapi juga memastikan seluruh peserta mendapatkan pengalaman yang baik selama berada di Tanah Air.
"Targetnya jadi tuan rumah yang baik, semua peserta senang, happy, dan tadi disampaikan Pak Gub, aman juga. Dan saya yakin suporter Indonesia sudah menjadi suporter yang dewasa," ujar Erick Thohir, Minggu (13/9/26).
Erick secara khusus meminta suporter Indonesia memberikan sambutan yang baik kepada pendukung tim-tim negara lain yang akan datang ke Jakarta. Malaysia menjadi salah satu negara yang mendapat perhatian karena akan menghadapi Timnas Indonesia di fase grup.
"Jadi, kita harapkan juga nanti suporter tamu, seperti Malaysia, ya, itu diterima dengan baik. Ada juga Thailand, Vietnam diterima dengan baik," ucap Erick.
Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Skuad Garuda akan mengawali perjuangannya dengan menghadapi Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 25 September 2026.
Tiga hari kemudian, Timnas Indonesia dijadwalkan bertemu Malaysia di SUGBK. Setelah itu, pasukan Merah Putih akan menjalani pertandingan terakhir fase grup melawan Bangladesh pada 1 Oktober 2026.
Pertemuan Indonesia dan Malaysia menjadi salah satu laga yang mendapat perhatian karena kedua kelompok suporter memiliki riwayat hubungan yang kurang baik. Gesekan antara pendukung kedua negara pernah terjadi ketika Indonesia dan Malaysia saling bertanding pada 2019.
Erick berharap pengalaman tersebut tidak kembali terjadi ketika kedua tim bertemu dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Ia ingin pertandingan tetap berlangsung dengan dukungan suporter, tetapi berada dalam suasana yang aman dan tertib.
Selain Malaysia, Erick juga meminta pendukung Timnas Indonesia menerima suporter Thailand dan Vietnam dengan baik. Kedua negara tersebut menjadi peserta Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 dan akan menjalani pertandingan di Indonesia.
"Dan yang pastinya, kita menginginkan tim nasional kita memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negaranya. Terima kasih," terang Erick Thohir.
Pada turnamen tahun ini, Indonesia menjadi tuan rumah untuk pertandingan Grup A dan Grup D Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026. Selain SUGBK, Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, juga menjadi salah satu venue pertandingan.
Grup B yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat dihuni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan. Sementara itu, Timnas Indonesia akan berusaha memaksimalkan status sebagai tuan rumah saat menghadapi Singapura, Malaysia, dan Bangladesh di Grup A.
Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, bersama 25 organisasi masyarakat (ormas) Islam menyampaikan pernyataan sikap menolak segala bentuk perilaku seksual menyimpang yang dikategorikan sebagai 'lesbian, gay, biseksual, transgender dan queer' (LGBTQ).
"Memperhatikan perkembangan situasi nasional terkait moralitas, ketahanan bangsa maupun isu LGBTQ, kami secara tegas menolak perilaku seksual yang kami kategorikan sebagai penyimpangan tersebut," kata Ketua MUI Kabupaten Bekasi Prof KH Mahmud di Cikarang, Minggu.
Dia menyatakan, pernyataan sikap ini sebagai bagian dari upaya organisasi keagamaan dan kemasyarakatan untuk mendorong langkah preventif dalam menjaga ketahanan keluarga, kehidupan sosial serta nilai-nilai agama maupun budaya masyarakat.
"Pernyataan sikap ini kami sampaikan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap ketahanan bangsa, keluarga dan generasi mendatang dengan tetap mengedepankan nilai agama, sosial, budaya serta penghormatan terhadap martabat manusia," ujarnya.
Dalam pernyataan tertulis itu, MUI Kabupaten Bekasi bersama ormas Islam dan ormas kemasyarakatan menyebut perkembangan situasi nasional menghadirkan tantangan terhadap moralitas maupun ketahanan bangsa sehingga diperlukan langkah preventif, strategis, sistematis serta memiliki dampak luas di tengah masyarakat.
"Kami memandang penting adanya langkah bersama yang terarah agar masyarakat, khususnya keluarga dan generasi muda, mendapatkan penguatan nilai-nilai keagamaan, sosial dan budaya dalam menghadapi berbagai tantangan yang berkembang," katanya.
Dasar pertimbangan MUI Kabupaten Bekasi mengeluarkan pernyataan sikap ini mencakup Peraturan Presiden No 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025-2029.
Selanjutnya, Fatwa MUI No 57 Tahun 2014 tentang Lesbian, Gay, Sodomi, dan Pencabulan serta Maklumat MUI Provinsi Jawa Barat nomor A-421/DP-P-XII/VII/2026.
Menurut Mahmud, perhatian terhadap isu tersebut perlu ditempatkan dalam kerangka penguatan ketahanan keluarga dan perlindungan generasi muda melalui pendekatan yang terukur serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
"Kami mendorong agar persoalan ini dihadapi melalui penguatan keluarga, pendidikan moral dan agama, serta sinergi antara pemerintah, aparat, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Semua langkah tentu harus berjalan sesuai aturan perundang-undangan," ucapnya.
Pihaknya juga menyampaikan permintaan kepada Plt Bupati Bekasi dan Polres Metro Bekasi agar mempertimbangkan secara serius kegiatan yang terindikasi mengandung unsur LGBTQ dalam proses perizinan serta mendorong pengawasan bersama melibatkan tokoh agama dan masyarakat.
"Kami minta seluruh pihak mengedepankan pencegahan dan pembinaan. Pengawasan harus dilakukan secara bertanggung jawab dan tetap berdasarkan ketentuan hukum sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang aman, tertib dan kondusif," katanya.
Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung periode 2015-2023 itu juga mendorong pemerintah daerah untuk mengkaji pembentukan peraturan daerah berkaitan dengan fenomena LGBTQ serta memperkuat regulasi mengenai ketahanan keluarga.
Usulan tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan keluarga yang kokoh dan mendukung tumbuh kembang generasi muda.
"Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita bersama-sama memperkuat ketahanan keluarga. Keluarga merupakan lingkungan pertama dalam membentuk karakter, moral dan masa depan generasi bangsa," kata dia.
Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Minggu, 13 September 2026 13:21 WIB
Koordinator Relawan BPK Gamer Yuka Banjarmasin, Gapuri (tengah) memberikan keterangan saat mempersiapkan ambulans untuk penanganan korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)
Banjarmasin (ANTARA) - Basarnas menyiagakan sekitar 30 ambulans relawan untuk membantu menangani korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu.
Koordinator Relawan BPK Gamer Yuka Banjarmasin Gapuri, mengatakan pihaknya menerima arahan dari Basarnas untuk menyiagakan ambulans relawan di lokasi sebagai bentuk kesiapan menghadapi kemungkinan kedatangan korban yang membutuhkan pertolongan medis maupun evakuasi.
“Kalau kita lihat dari informasi tadi, ada yang meninggal, ada yang luka, ada yang macam-macam,” ujar Gapuri saat bersiaga ditemui di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu.
Menurut Gapuri, ambulans relawan disiapkan untuk membantu proses penanganan korban ketika tiba di lokasi, terutama bagi korban yang membutuhkan pertolongan segera sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.
Ambulans yang disiagakan relawan telah dilengkapi sejumlah perlengkapan pendukung pertolongan awal, antara lain oksigen, tandu, sarung tangan lateks, dan masker yang dapat digunakan menyesuaikan kondisi korban.
Gapuri mengatakan sejumlah ambulans relawan mulai berada di lokasi sejak pagi dan terus berdatangan hingga siang hari setelah menerima arahan untuk bersiaga dari Basarnas dalam mendukung penanganan kecelakaan Kapal Virgo Transport 8.
Jumlah sekitar 30 ambulans tersebut merupakan armada relawan yang disiagakan sebagai dukungan tambahan, sedangkan ambulans pemerintah juga berdatangan ke lokasi untuk memperkuat kesiapan pelayanan medis dan evakuasi korban.
Ia mengatakan kesiapan armada dilakukan karena informasi mengenai kondisi korban mengharuskan unsur penolong mempersiapkan sarana transportasi medis sejak awal, sehingga korban dapat segera ditangani apabila ditemukan dan dibawa ke lokasi.
Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) pukul 02.00 WITA saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9) dengan membawa 243 orang, sehingga Basarnas memperkuat operasi pencarian melalui pengerahan unsur udara dan kapal SAR gabungan.
Hingga Minggu (13/9) pukul 12.00 WITA, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 103 orang dari total 243 orang yang berada di kapal tersebut.
Kapal TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang yang terdiri atas 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia, sedangkan TB TCP mengevakuasi 38 orang dalam kondisi selamat seluruhnya.
Sementara itu, MV Haida mengevakuasi 49 orang dalam kondisi selamat, sehingga total penumpang yang telah berhasil dievakuasi dari Kapal Virgo Transport 8 mencapai 103 orang hingga pembaruan operasi SAR pada Minggu pukul 12.00 WITA.
Sebanyak 16 orang yang dievakuasi TB Mauhaw IX akan dibawa menuju Pelabuhan Tuban sesuai informasi dari nakhoda kapal tersebut, sedangkan penumpang yang dievakuasi TB TCP dan MV Haida akan dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Basarnas siapkan 30 ambulans relawan bagi korban Kapal Virgo Transport
Pewarta : Tumpal Andani Aritonang
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026