Jumat, 24 Juli 2026 20:02 WIB
Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno. (ANTARA/HO-Pemprov Jateng)
Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan bahwa aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) menjadi garda terdepan dalam mencegah praktik fraud dan tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintahan.
Sekretaris Daerah Jateng Sumarno mengatakan bahwa integritas aparat pengawas menjadi syarat utama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
"Agar penyimpangan tidak terjadi di organisasi perangkat daerah maupun pemerintah kabupaten/kota," kata Sumarno saat Acara Penguatan Peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam Pencegahan Fraud di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng. di Semarang, Jumat.
Menurut dia, APIP tidak hanya bertugas melakukan pengawasan, tetapi juga berperan memberikan nasihat, rekomendasi, dan langkah-langkah pencegahan.
Peran strategis tersebut, kata dia, menuntut kemampuan APIP berada selangkah lebih maju dibanding perangkat daerah yang diawasi. Selain menguasai regulasi, aparat pengawas juga harus memiliki integritas yang tidak dapat ditawar.
Dia berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat komitmen APIP dalam membangun transparansi dan akuntabilitas, sehingga praktik korupsi dapat dicegah sejak dini di seluruh wilayah Jateng.
"Mudah-mudahan pertemuan ini menjadi bagian dari upaya kita untuk transparansi, akuntabilitas, dan pencegahan tindak pidana korupsi di Jateng maupun kabupaten/kota, sehingga tindak pidana korupsi tidak terjadi di Jateng," katanya.
Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Sang Made Mahendra Jaya menekankan bahwa keberhasilan pengawasan tidak cukup diukur dari selesainya pemeriksaan atau terbitnya rekomendasi.
Pengawasan harus menghasilkan perubahan nyata bagi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
"Pengawasan tidak boleh berhenti pada kepatutan administrasi. Seluruh proses itu baru berarti apabila menghasilkan perbaikan yang dapat dirasakan, tata kelola menjadi lebih kuat, pelayanan menjadi lebih baik, pembocoran dapat dicegah, dan kepercayaan masyarakat menguat," katanya.
Dampak nyata harus menjadi ukuran moral sekaligus profesionalisme APIP. Aparat pengawas harus mampu menunjukkan apa yang berhasil dicegah, sistem apa yang berhasil diperbaiki, dan manfaat apa yang akhirnya dirasakan masyarakat.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Warga di kawasan Kampung Tanah Tinggi, RW 07, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, mengikat seorang pria diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) menggunakan lakban saat pria itu hendak bersedekah di musala.
Insiden itu terjadi pada Kamis (23/7) sekira pukul 09.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, pengurus musala melihat pria tersebut berjalan mondar-mandir sebanyak tiga kali di area musala.
Khawatir akan terjadi hal yang tidak diinginkan, pengurus bersama warga kemudian mengamankan pria tersebut dengan mengikat tangan dan badannya menggunakan lakban.
Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan petugas yang sedang melakukan patroli rutin langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Di lokasi, petugas menemukan seorang pria sudah diamankan warga dalam kondisi badan dan tangan terikat lakban,” ujar Rihold saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan bahwa peristiwa tersebut dipicu oleh kesalahpahaman. Kepada petugas, pria tersebut mengaku tidak memiliki niat melakukan tindak kejahatan.
“Ia justru bermaksud bersedekah dengan meninggalkan sebuah bungkusan berisi baju kaos dan satu unit telepon seluler yang sudah tidak berfungsi di musala,” kata Rihold.
Namun, kata dia, sebelum sempat meletakkan barang tersebut, warga lebih dulu mengamankannya karena menganggap gerak-geriknya mencurigakan.
“Selain bungkusan berisi pakaian dan telepon seluler, petugas juga mengamankan sejumlah barang milik pria tersebut, yakni satu unit sepeda motor Honda Revo bernomor polisi B-4946-BDH beserta kunci, dokumen pribadi berupa KTP, SIM C, dan STNK, serta sebuah dompet berwarna hitam,” ungkapnya.
Saat ini, pria tersebut telah diserahkan kepada Unit Riksa Tim 1 Polsek Kalideres untuk menjalani pendataan dan penanganan lebih lanjut.
Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak keluarga maupun instansi sosial terkait guna memastikan kondisi kejiwaannya serta penanganan yang sesuai.
Baca juga: Sudinsos Jakbar amankan pria yang diduga ODGJ di Stasiun Duri
Baca juga: Baznas bantu kembangkan usaha batik milik disabilitas mental di Jabar
Baca juga: Polisi: Terduga penculikan di Kedoya Jakbar seorang ODGJ
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
VIVA – Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini menjadi salah satu teknologi yang paling cepat berkembang dalam sejarah. AI telah membantu berbagai sektor meningkatkan produktivitas, mulai dari kesehatan, pendidikan, industri kreatif, hingga layanan keuangan. Namun, di balik berbagai manfaat tersebut, muncul tantangan baru yang semakin sulit diabaikan.
Baca Juga
Para pakar menilai bahwa perkembangan AI bukan hanya mengubah cara manusia bekerja, tetapi juga memengaruhi privasi data, keamanan siber, hingga struktur pasar tenaga kerja. Tantangan-tantangan tersebut kini menjadi perhatian pemerintah, perusahaan teknologi, dan organisasi internasional di berbagai negara.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Profesi Berubah, Bukan Sekadar Hilang
Baca Juga
Salah satu kekhawatiran terbesar adalah dampak AI terhadap dunia kerja. Laporan Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum memperkirakan AI, otomatisasi, dan digitalisasi akan mengubah jutaan pekerjaan hingga akhir dekade ini.
Sejumlah pekerjaan administratif dan tugas rutin diperkirakan terus berkurang karena dapat diotomatisasi, sementara profesi baru di bidang AI, analisis data, dan keamanan siber justru tumbuh pesat.
Baca Juga
Meski demikian, banyak ahli menegaskan bahwa AI lebih sering mengambil alih tugas-tugas tertentu dibanding menggantikan seluruh profesi. Pekerjaan yang membutuhkan kreativitas, empati, kepemimpinan, serta pengambilan keputusan kompleks masih sangat bergantung pada kemampuan manusia.
Kesenjangan Keterampilan Menjadi Tantangan
Perubahan tersebut membuat kebutuhan terhadap keterampilan baru meningkat drastis. WEF memperkirakan sebagian besar tenaga kerja global memerlukan pelatihan ulang atau peningkatan keterampilan sebelum 2030.
Selain penguasaan AI dan teknologi digital, kemampuan seperti berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, serta adaptasi menjadi semakin penting.
Perusahaan yang mampu mengombinasikan AI dengan tenaga kerja yang memiliki keterampilan tinggi diperkirakan akan memperoleh keunggulan kompetitif dibanding organisasi yang hanya mengandalkan otomatisasi.
Privasi Data Semakin Rentan
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
AI juga menimbulkan kekhawatiran besar terkait privasi. Model AI modern membutuhkan data dalam jumlah sangat besar untuk dilatih dan dikembangkan. Jika pengelolaan data tidak dilakukan secara bertanggung jawab, informasi pribadi pengguna berpotensi disalahgunakan, bocor, atau dimanfaatkan tanpa persetujuan yang jelas.
Selain itu, kemampuan AI menghasilkan konten yang sangat realistis membuat masyarakat semakin sulit membedakan informasi asli dan hasil manipulasi digital.
Halaman Selanjutnya
Deepfake Menjadi Ancaman Baru
Warta Ekonomi, Jakarta -
Rencana penerapan skema kredit pemilikan rumah (KPR) dengan tenor hingga 40 tahun dinilai membuka peluang pertumbuhan bagi industri asuransi jiwa kredit (AJK). Namun, PT AIA Financial mengingatkan bahwa peningkatan potensi bisnis tersebut juga diikuti kenaikan risiko jangka panjang sehingga dampaknya terhadap industri tidak akan berjalan secara linear.
Direktur Hukum dan Kepatuhan PT AIA Financial Rista Qatrini Manurung mengatakan perpanjangan tenor KPR berpotensi menjadi katalis positif bagi bisnis AJK karena kebutuhan perlindungan kredit akan meningkat seiring bertambahnya masa pinjaman.
"Walaupun perpanjangan tenor KPR hingga 40 tahun berpotensi menjadi katalis positif bagi bisnis asuransi jiwa kredit, tetapi dampaknya tidak sepenuhnya linear karena peluang sekaligus juga memberikan tantangan yang perlu dikelola seperti risiko mortalitas dalam periode yang lebih panjang," kata Rista kepada Warta Ekonomi, Jumat (24/7/2026).
Menurut Rista, semakin panjang masa pertanggungan, semakin besar pula risiko yang harus dikelola perusahaan asuransi. Oleh karena itu, industri perlu memperkuat pengelolaan risiko agar produk asuransi tetap berkelanjutan.
Ia juga menilai besaran premi asuransi jiwa kredit untuk KPR berjangka panjang tidak dapat dihitung hanya berdasarkan nilai rumah maupun tenor pinjaman.
"Besaran premi asuransi jiwa kredit tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan harga rumah dan tenor kredit. Perhitungan premi bergantung pada berbagai faktor, antara lain usia debitur, nilai pinjaman, tenor, struktur manfaat, metode pembayaran premi, hasil underwriting, serta ketentuan produk yang berlaku," ujarnya.
Menurut AIA, penetapan premi dilakukan berdasarkan profil risiko masing-masing debitur serta karakteristik produk yang disepakati antara perusahaan asuransi dan perbankan.
Rista menjelaskan, secara umum pembayaran premi AJK dapat dilakukan sekaligus di awal masa kredit maupun mengikuti skema pembayaran yang telah disepakati dalam kerja sama antara perusahaan asuransi dan bank.
"Secara umum, premi asuransi jiwa kredit dapat dibayarkan di awal masa kredit atau mengikuti skema pembayaran yang disepakati dalam kerja sama dengan bank, tergantung desain produk," katanya.
Baca Juga: Asuransi Kredit Maksimal 20 Tahun, KPR 40 Tahun Perlu Desain Baru
Baca Juga: Industri Asuransi Berpeluang Raup Premi dari KPR Tenor 40 Tahun
Baca Juga: Ekonom Nilai KPR 40 Tahun Berisiko Jadi Jebakan Utang
Rencana pemerintah memperpanjang tenor KPR hingga 40 tahun sebelumnya ditujukan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan melalui cicilan yang lebih ringan. Kebijakan tersebut diperkirakan akan memperluas pasar pembiayaan perumahan sekaligus meningkatkan kebutuhan produk mitigasi risiko, termasuk asuransi jiwa kredit.
Bagi industri asuransi, implementasi skema tersebut dipandang dapat menciptakan peluang pertumbuhan premi. Namun, perusahaan juga perlu menyesuaikan strategi underwriting, pengelolaan risiko, dan pencadangan agar mampu mengantisipasi peningkatan eksposur risiko dalam jangka panjang.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Liputan6.com, Beijing - Dua akademisi asal China untuk pertama kalinya berhasil meraih Fields Medal, penghargaan paling bergengsi di dunia matematika yang kerap disamakan dengan Nobel di bidang tersebut.
Dikutip dari BBC, Jumat (24/7/2026), dua matematikawan tersebut adalah Hong Wang dan Yu Deng. Mereka berbagi penghargaan bersama John Pardon dari Amerika Serikat dan Jacon Tsimerman dari Kanada. Masing-masing menerima hadiah sebesar 15.000 dolar Kanada (sekitar US$ 10.500 atau 8.000 poundsterling).
Hong Wang dan Yu Deng dianugerahi penghargaan tersebut berkat keberhasilan mereka memecahkan persoalan matematika yang telah membingungkan para ilmuwan selama lebih dari satu abad. Wang yang berusia 35 tahun juga mencatat sejarah sebagai perempuan ketiga yang pernah menerima Fields Medal.
Penghargaan Fields Medal diserahkan pada Kamis di Amerika Serikat, di tengah perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) yang semakin menantang kemampuan komputasi manusia.
Bersama rekannya Josh Zahl, Hong Wang berhasil menjawab persoalan yang diajukan matematikawan Jepang Soichi Kakeya pada 1917.
Persoalan tersebut menanyakan luas area terkecil yang akan tersapu ketika sebuah pensil diputar hingga satu putaran penuh.
Wang dan Zahl menganalisis persoalan itu dengan asumsi pensil berada di ruang tiga dimensi, bukan di atas permukaan datar. Hasil penelitian mereka dipublikasikan tahun lalu.
"Jika dugaan ini begitu menarik perhatian banyak orang, itu karena fenomena seperti ini muncul secara alami dalam berbagai persoalan dari bidang yang sangat berbeda," kata Wang kepada kantor berita AFP.
Sementara itu, Yu Deng yang berusia 37 tahun dan merupakan profesor matematika di University of Chicago, menerima penghargaan atas keberhasilannya menyelesaikan persoalan lain yang juga telah berusia lebih dari satu abad.
Pada 1900, matematikawan Jerman David Hilbert mengajukan persoalan yang kemudian dikenal sebagai Masalah Keenam Hilbert, yaitu bagaimana perilaku suatu sistem secara keseluruhan dapat dihitung berdasarkan pergerakan partikel-partikel penyusunnya.
Deng memecahkan persoalan tersebut dengan meneliti perilaku gas.
"Merupakan kehormatan besar nama saya bisa tercantum bersama para matematikawan hebat yang selama ini saya kagumi," ujarnya.
AKURAT.CO Aparat penegak hukum didesak untuk mengusut tuntas kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang melibatkan seorang dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD dr. Mohammad Zyn, Sampang, Jawa Timur.
Apabila dugaan tersebut terbukti melalui proses hukum yang berlaku, maka perbuatan itu merupakan pelanggaran serius. Bukan hanya terhadap hukum, namun juga terhadap etika profesi kedokteran serta kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, meminta agar kasus tersebut dapat diusut secara transparan dan tuntas, dan tidak hanya berhenti pada pelaku.
Baca Juga: Kasus Dokter IGD Diduga Pakai Narkoba, Irma Suryani: Pelanggaran Berat, Harus Diberhentikan
"Ditelusuri juga apakah ada jaringan peredaran narkoba yang menyasar lingkungan fasilitas kesehatan. Rumah sakit seharusnya menjadi tempat penyembuhan, bukan justru menjadi ruang yang terpapar penyalahgunaan narkotika," kata Nurhadi dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).
Dia juga meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pemerintah daerah, dan manajemen RSUD dr. Mohammad Zyn melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan internal.
Evaluasi tersebut mencakup penguatan pemeriksaan kesehatan serta tes narkoba secara berkala bagi tenaga kesehatan, khususnya yang bertugas di unit pelayanan kritis seperti IGD.
Selain itu, pengawasan terhadap kesehatan mental dan beban kerja tenaga medis perlu menjadi perhatian agar potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini.
Hal ini penting dilakukan guna setiap tenaga kesehatan yang terbukti menyalahgunakan narkotika dikenai sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan kode etik profesi, tanpa mengabaikan hak-haknya dalam proses hukum.
Langkah ini dilakukan agar masyarakat mendapatkan jaminan bahwa pelayanan kesehatan diberikan oleh tenaga medis yang profesional, kompeten, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Baca Juga: Peringatan HANI 2026, Pemerintah Komitmen Wujudkan Desa dan Kelurahan Bebas Narkoba
"Peristiwa ini harus menjadi momentum pembenahan sistem, bukan sekadar penanganan kasus individu. Kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan adalah hal yang tidak boleh dikorbankan," tegasnya.
Sebelumnya, seorang dokter berinisial M yang bertugas di IGD RSUD dr. Mohammad Zyn, Sampang, diamankan aparat kepolisian setelah diduga tertangkap tangan menggunakan sabu bersama seorang juru parkir rumah sakit.
Kasat Narkoba Polres Sampang, Iptu Yuda Julianto, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun dia menyatakan detail kasus akan disampaikan dalam keterangan resmi.
Selular.ID – Modena Energy meresmikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di fasilitas industri milik PT Multi Nitrotama Kimia (MNK), anak perusahaan PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS), di Cikampek, Jawa Barat, pada 23 Juli 2026.
Instalasi berkapasitas 307,5 kWp tersebut diproyeksikan mampu memproduksi sekitar 400.000 kWh listrik per tahun sekaligus menekan emisi karbon hingga 360.000 kilogram CO₂ setiap tahunnya.
Proyek ini menjadi bagian dari kolaborasi Modena Energy dan PT Multi Nitrotama Kimia dalam mendorong pemanfaatan energi surya di sektor industri.
Selain mendukung target transisi energi nasional, penggunaan PLTS atap juga ditujukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan mengurangi biaya operasional jangka panjang melalui pemanfaatan sumber energi terbarukan.
Head of Modena Energy, Agiya Fersya, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperluas implementasi energi bersih di sektor industri Indonesia yang saat ini mulai menunjukkan peningkatan minat terhadap teknologi tenaga surya.
“Kolaborasi bersama PT Multi Nitrotama Kimia menjadi langkah strategis kami mendukung pemanfaatan energi surya di sektor industri dan percepatan transisi energi bersih di Indonesia. Semakin banyak pelaku industri mulai beralih ke PLTS karena tidak hanya memperkuat komitmen keberlanjutan, tetapi juga memberikan efisiensi biaya operasional dalam jangka panjang serta mendukung pasokan energi yang lebih stabil. Melalui solusi PLTS yang komprehensif, Modena Energy siap mendukung kebutuhan tersebut,” ujar Agiya Fersya dalam keterangan resmi.
Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda
PLTS Atap yang dipasang di kawasan industri PT Multi Nitrotama Kimia menggunakan skema on-grid, yaitu sistem yang terhubung langsung dengan jaringan listrik PLN.
Dalam konfigurasi ini, kebutuhan listrik pada siang hari dipasok dari energi yang dihasilkan panel surya, sedangkan jaringan PLN tetap menjadi sumber cadangan ketika produksi listrik dari PLTS tidak mencukupi.
Bagi sektor industri, pendekatan tersebut memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan energi tanpa mengurangi keandalan operasional.
Sistem on-grid juga memungkinkan perusahaan mengoptimalkan pemanfaatan energi surya sekaligus tetap menjaga kontinuitas pasokan listrik untuk kegiatan produksi.
General Manager Manufacture PT Multi Nitrotama Kimia, Susilo Yuwono, mengatakan proyek PLTS Atap tersebut menjadi langkah awal Ancora Group dalam memperluas penggunaan energi terbarukan di seluruh lini bisnis perusahaan.
Menurutnya, selain mendukung target pemerintah menuju Net Zero Emission, implementasi PLTS memberikan manfaat langsung berupa efisiensi penggunaan energi dan penurunan biaya listrik operasional.
Ia berharap inisiatif tersebut dapat menjadi fondasi bagi penerapan solusi energi bersih di unit usaha Ancora lainnya sekaligus memperkuat daya saing perusahaan dalam jangka panjang.
Implementasi PLTS di sektor industri juga sejalan dengan tren yang mulai berkembang di Indonesia.
Berdasarkan Indonesia Solar Energy Outlook (ISEO) 2025, sektor industri menjadi kontributor terbesar terhadap penambahan kapasitas PLTS atap sepanjang 2024.
Laporan tersebut mencatat hingga akhir Juli 2024 telah terpasang sekitar 104 MWp kapasitas PLTS atap baru di sektor industri.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya kebutuhan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memenuhi target dekarbonisasi dan keberlanjutan yang semakin menjadi bagian dari strategi bisnis berbagai industri.
Melihat perkembangan tersebut, Modena Energy memperluas layanannya dengan menawarkan solusi end-to-end bagi pelanggan industri.
Perusahaan tidak hanya menyediakan panel surya, tetapi juga mendampingi proses implementasi mulai dari studi kelayakan, perancangan sistem, pengurusan perizinan, pengadaan perangkat, instalasi, hingga layanan pemeliharaan dan pemantauan sistem.
Selain aspek teknis, Modena Energy juga menyediakan opsi pembiayaan melalui skema performance-based rental.
Dalam model ini, pelanggan melakukan pembayaran berdasarkan penggunaan energi setiap bulan, sehingga investasi awal dapat ditekan dan implementasi PLTS menjadi lebih mudah diakses oleh pelaku industri.

Untuk mendukung pengelolaan sistem secara berkelanjutan, Modena Energy melengkapi solusi tersebut dengan platform pemantauan digital yang dapat diakses melalui aplikasi maupun dashboard berbasis web.
Melalui sistem ini, pelanggan dapat memantau produksi energi, konsumsi listrik, serta estimasi pengurangan emisi karbon secara real-time.
Platform tersebut juga dilengkapi fitur notifikasi yang membantu mendeteksi potensi gangguan lebih dini sehingga proses pemeliharaan dapat dilakukan lebih cepat.
Pendekatan digital ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memastikan sistem PLTS dapat bekerja secara optimal selama masa penggunaan.
Peresmian instalasi PLTS Atap di PT Multi Nitrotama Kimia memperlihatkan semakin luasnya pemanfaatan teknologi energi surya di sektor industri Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, Modena Energy dan Ancora Group menegaskan komitmen untuk mendukung penggunaan energi yang lebih efisien sekaligus memperluas implementasi solusi energi terbarukan sesuai kebutuhan operasional industri dan arah kebijakan transisi energi nasional.
Baca Juga: BRI Peduli Bangun PLTS untuk Desa Bojong Bandung Barat
Liputan6.com, Jakarta - Puteri Indonesia 2026, sekaligus Miss Supranational Indonesia 2026 Agnes Rahajeng membagikan pengalaman menjalani veneer gigi setelah menghadapi masalah bercak putih yang tidak kunjung hilang meski telah melakukan bleaching.
Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa perawatan estetika gigi tidak selalu bertujuan mengejar tampilan yang lebih putih, tapi juga menjadi solusi ketika metode lain tidak memberikan hasil yang diharapkan. Meningkatnya minat masyarakat terhadap veneer gigi turut dipengaruhi kesadaran akan pentingnya kesehatan dan estetika senyum.
Lapisan tipis berbahan porcelain atau komposit itu kini semakin banyak dipilih karena mampu memperbaiki tampilan gigi dalam waktu relatif singkat. Tren tersebut juga berkembang seiring keinginan banyak orang untuk memperoleh hasil yang natural tanpa mengubah karakter wajah.
"Dulu, gigi aku sempat nggak rata dan banyak bercak putihnya. Kata dokter gigi, walau gigi aku di-bleaching, warnanya tidak akan balik seperti semula, jadi solusi terbaiknya adalah veneer," kata Agnes melalui rilis pada Lifestyle Liputan6.com, Kamis, 23 Juli 2026.
"Aku senang memilih veneer karena hasil akhirnya bahkan lebih baik dari yang aku bayangkan dan seluruh prosesnya juga tidak terasa sakit," imbuhnya. Agnes mengungkap, pemasangan veneer dilakukan sekitar dua bulan lalu setelah berkonsultasi dengan dokter gigi mengenai kondisi giginya.
Co-Founder sekaligus Chief Marketing Officer VINIR drg. Deviana Maria Anastasia menjelaskan bahwa kasus seperti yang dialami Agnes cukup sering ditemui di praktik sehari-hari. White spots dapat muncul karena kandungan mineral pada gigi yang terlalu tinggi sehingga menghasilkan warna berbeda pada permukaan enamel.
Kondisi tersebut memiliki karakteristik yang berbeda dengan noda akibat makanan atau minuman sehingga tidak selalu dapat diatasi melalui bleaching. "Bleaching memiliki batasan, terutama jika perubahan warna gigi disebabkan faktor mineral," ujarnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306356/original/092380600_1784875805-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_9.36.32_PM.jpeg)
Perbesar
"Veneer dapat menjadi pilihan yang lebih efektif untuk kondisi seperti ini karena mampu memberikan warna yang lebih merata sekaligus tetap mempertahankan kesehatan gigi asli melalui perencanaan yang tepat," kata drg. Deviana.
Perkembangan teknologi juga membuat prosedur veneer mengalami perubahan. VINIR menerapkan teknik tanpa kikis atau minim kikis yang dilakukan secara selektif sesuai kondisi masing-masing pasien. Pendekatan tersebut bertujuan menjaga struktur gigi asli tetap utuh sehingga risiko kerusakan enamel maupun sensitivitas dapat diminimalkan.
Dokter gigi lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti itu menambahkan, setiap pemasangan veneer diawali dengan analisis digital untuk menyesuaikan bentuk gigi dengan karakter wajah pasien. Perencanaan tersebut mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari proporsi wajah, lengkung senyum, ukuran gigi, hingga warna putih pada bola mata agar hasil akhir tidak terlihat berlebihan.
"Kami tidak hanya membuat gigi menjadi putih. Kami memperhatikan kesimetrisan wajah, smile curve, rasio panjang dan lebar gigi, sampai warna yang paling sesuai dengan karakter pasien agar senyum tetap terlihat alami," bebernya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2394663/original/058108300_1540783912-HL.jpg)
Perbesar
Tren veneer sendiri kini bergeser menuju konsep natural looking smile. Pasien tidak lagi mengejar warna putih yang terlalu mencolok, melainkan menginginkan tampilan gigi yang harmonis dengan bentuk wajah.
Pergeseran preferensi tersebut juga terlihat pada kalangan figur publik yang lebih memilih hasil akhir menyerupai gigi asli. Selain Agnes Rahajeng, sejumlah artis turut membagikan pengalaman menggunakan veneer.
Patricia Devina mengaku puas karena bentuk veneer disesuaikan dengan wajahnya dan menggunakan material berkualitas. Jill Gladys juga memilih warna veneer yang disesuaikan dengan warna bola mata sehingga tampil natural saat berbicara maupun tersenyum.
Material porcelain yang digunakan membuat warna veneer tetap stabil dan memberikan kenyamanan ketika digunakan untuk mengunyah makanan. Perawatan veneer tidak jauh berbeda dengan perawatan gigi pada umumnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3645828/original/048559900_1637988651-diana-polekhina-iYQgnaWD8uw-unsplash_1_.jpg)
Perbesar
Pasien tetap dianjurkan menyikat gigi dua kali sehari, menggunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi, serta menjalani kontrol rutin setiap enam bulan sekali. Kebiasaan tersebut membantu menjaga kebersihan gigi dan memperpanjang usia veneer yang dapat bertahan lebih dari satu dekade apabila dirawat dengan baik.
drg. Deviana mengingatkan kebersihan mulut tetap menjadi faktor utama meski seseorang telah menggunakan veneer. Penumpukan plak pada gusi dan sela-sela gigi dapat memicu bau mulut jika kebersihan tidak dijaga. Pemeriksaan berkala juga diperlukan untuk memastikan kondisi veneer dan jaringan gigi tetap dalam keadaan optimal.
Hingga kini, VINIR telah menangani lebih dari 7.000 pasien melalui sejumlah klinik yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Pengalaman Agnes menjadi salah satu contoh bahwa keputusan menjalani veneer tidak selalu didorong alasan estetika semata, melainkan juga mempertimbangkan kondisi gigi yang memerlukan penanganan berbeda.

Liverpool tampaknya belum menyerah mencari tambahan amunisi di sektor sayap. Kali ini, perhatian klub Merseyside itu mengarah kepada Vinicius Junior setelah proses negosiasi kontrak sang pemain dengan Real Madrid dikabarkan berhenti untuk sementara.
Pemain asal Brasil itu masih terikat kontrak hingga 2027. Namun, belum adanya kesepakatan baru membuat sejumlah klub mulai memantau situasinya, termasuk Liverpool.
Jurnalis Spanyol Ramon Alvarez de Mon mengungkapkan bahwa Liverpool telah melakukan komunikasi untuk memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi Vinicius Junior.
Menurutnya, kubu Vinicius memang mulai mencari gambaran mengenai minat klub-klub lain, baik jika transfer terjadi pada 2026 maupun ketika kontraknya habis setahun setelahnya.
Alvarez de Mon menyebut Liverpool menjadi salah satu klub yang memberikan respons positif. Bahkan, skenario yang sedang dipertimbangkan lebih mengarah pada perekrutan secara gratis pada 2027.
Ia menjelaskan bahwa perwakilan Vinicius saat ini belum melihat alasan untuk melanjutkan pembicaraan kontrak dengan Real Madrid karena posisi kedua pihak masih cukup jauh.
BACA JUGA:
“Orang-orang Vinicius tentu harus menjalankan tugas mereka untuk mengetahui posisi klub lain yang berpotensi merekrutnya, baik pada 2026 maupun 2027. Dari komunikasi awal tersebut, ada satu klub yang memberikan respons sangat positif dan hitung-hitungan finansialnya mengarah ke 2027. Klub itu adalah Liverpool,” kata Alvarez de Mon melalui kanal YouTube miliknya.
Liverpool memang sedang berburu pemain sayap sepanjang bursa transfer musim panas ini. Sebelumnya, klub tersebut telah mengajukan tawaran sekitar Rp1,87 triliun kepada RB Leipzig untuk mendatangkan Yan Diomande, tetapi proposal itu ditolak.
Jika akhirnya Liverpool mengalihkan fokus kepada Vinicius Junior, mereka diyakini akan mendapatkan peningkatan kualitas yang signifikan. Penyerang berusia 26 tahun itu dinilai sudah berada di level tertinggi dan memiliki pengalaman memenangkan berbagai gelar bersama Real Madrid.
Vinicius juga dikenal sebagai pemain yang mampu tampil menentukan di laga-laga besar, termasuk saat menghadapi Liverpool di final Liga Champions.
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, bahkan pernah menyebut Vinicius sebagai “salah satu pemain terbaik di dunia.”
Meski belum ada pembicaraan resmi mengenai transfer, mandeknya negosiasi kontrak membuat peluang Liverpool tetap hidup. Apalagi, jika tidak tercapai kesepakatan baru, The Reds berpotensi mencoba merekrut Vinicius saat kontraknya mendekati akhir atau bahkan secara gratis pada 2027.
Untuk saat ini, semua masih berada pada tahap pemantauan. Namun, Liverpool tampaknya sudah memastikan diri berada di barisan terdepan jika kesempatan benar-benar terbuka.
Jika memang Vinicius Junior belum menemukan titik temu dengan Real Madrid, The Reds memiliki waktu cukup panjang untuk membangun hubungan dengan sang pemain tanpa harus terburu-buru mengeluarkan biaya transfer yang sangat besar.
Meski begitu menurut kami, peluang transfer ini masih sangat bergantung pada perkembangan negosiasi kontrak Vinicius dengan Real Madrid dalam beberapa tahun ke depan.
Dapatkan berita dengan ulasan mendalam, serta kabar terbaru hanya di Gilabola.com.
CNN Indonesia
Jumat, 24 Jul 2026 20:00 WIB
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --
Banyak orang mengenal The Odyssey sebagai kisah petualangan epik Odysseus selama 10 tahun berusaha pulang ke Ithaca. Namun di balik kisah kepahlawanan itu, karya yang dikaitkan dengan penyair Homer juga menyimpan gambaran menarik tentang makanan masyarakat Yunani Kuno.
Meski sejumlah adegan dalam The Odyssey dibumbui unsur mitologi dan tidak selalu sepenuhnya akurat secara historis, para arkeolog dan sejarawan menilai banyak makanan yang disebutkan memang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Yunani pada Zaman Perunggu.
Berikut tujuh makanan yang paling umum dikonsumsi masyarakat Yunani Kuno melansir Tasting Table:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Roti merupakan makanan pokok masyarakat Yunani Kuno. Namun bentuknya jauh berbeda dengan roti putih yang dikenal saat ini. Roti dibuat dari gandum kuno seperti einkorn dan emmer.
Tepung gandum berkualitas tinggi hanya bisa dinikmati kalangan kaya, sedangkan masyarakat biasa lebih sering mengonsumsi bubur jelai sebagai sumber karbohidrat utama. Dalam The Odyssey, roti berkali-kali muncul sebagai simbol keramahan. Tuan rumah yang baik akan menyuguhkan roti kepada tamunya, sementara pesta-pesta kaum bangsawan hampir selalu menghadirkannya.
Jika saat ini minyak zaitun identik dengan pola makan Mediterania yang sehat, masyarakat Yunani Kuno ternyata sudah memanfaatkannya sejak ribuan tahun lalu. Minyak zaitun digunakan untuk memasak, mengawetkan makanan, membumbui hidangan, bahkan sebagai bahan bakar lampu minyak dan salep tubuh.
Menariknya, pada masa itu lemak hewani hampir tidak digunakan untuk memasak. Peran tersebut sepenuhnya digantikan oleh minyak zaitun yang menjadi bahan penting dalam kehidupan sehari-hari.
Pilihan Redaksi
Susu segar sebenarnya cukup sulit diperoleh karena belum ada teknologi pendingin. Karena itu, masyarakat lebih banyak mengolah susu menjadi keju yang lebih tahan lama.
Keju sudah dibuat di Yunani sejak sekitar 3.000 SM. Biasanya makanan ini disantap bersama roti sebagai menu sederhana atau dipadukan dengan madu dan buah sebagai pencuci mulut.
Dalam The Odyssey, keju juga dikaitkan dengan bangsa Cyclops yang menggembalakan domba. Meski digambarkan hidup sederhana, kemampuan mereka membuat keju diyakini ikut membentuk reputasi keju Sisilia pada masa-masa berikutnya.
Berbeda dengan gambaran pesta besar dalam The Odyssey, masyarakat Yunani Kuno sebenarnya tidak setiap hari makan daging. Daging domba menjadi pilihan yang paling umum karena lebih mudah dipelihara dibanding sapi. Selain sebagai sumber pangan, domba juga bernilai tinggi karena menghasilkan wol dan susu.
Daging biasanya dikonsumsi saat upacara keagamaan atau persembahan kepada para dewa. Anak domba memang memiliki daging yang lebih empuk, tetapi penyembelihannya jarang dilakukan karena dianggap kurang menguntungkan secara ekonomi.
Ilustrasi. Ikan. (Foto: iStockphoto/Максим Крысанов)
Meski The Odyssey lebih sering menggambarkan para pahlawannya menyantap daging, kenyataannya ikan justru menjadi salah satu sumber protein utama masyarakat Yunani Kuno. Hidup di wilayah pesisir membuat ikan mudah diperoleh oleh hampir semua kalangan. Karena itulah, ikan menjadi makanan yang lebih merakyat dibanding daging sapi maupun domba.
Para ahli bahkan menilai absennya ikan dalam banyak adegan The Odyssey lebih disebabkan kebutuhan sastra yang ingin menggambarkan para tokohnya sebagai sosok luar biasa, bukan cerminan kehidupan sehari-hari.
Ilustrasi. buah ara. (Foto: iStockphoto/Angelafoto)
Buah ara termasuk salah satu buah paling populer di Yunani Kuno. Selain dimakan segar, buah ini juga dikeringkan sehingga dapat disimpan lebih lama.
Buah ara kering sering dibentuk menjadi semacam kue dan disajikan sebagai hidangan penutup. Sementara itu, getah pohon ara dimanfaatkan untuk membantu proses pembuatan keju. Daun ara pun tidak terbuang sia-sia karena digunakan untuk membungkus ikan atau daging sebelum dimasak.
Sebelum gula dikenal luas, madu menjadi pemanis utama masyarakat Yunani Kuno. Madu dicampurkan ke dalam makanan, minuman, obat-obatan, bahkan anggur. Para pemburu madu mengambilnya dari sarang lebah liar maupun budidaya dengan bantuan asap agar lebah lebih tenang.
Saat itu, madu dari Gunung Hymettus menjadi salah satu yang paling bernilai karena memiliki aroma khas thyme. Tak heran jika madu dianggap sebagai bahan pangan mewah sekaligus penting dalam kehidupan masyarakat Yunani kuno.
(tis/tis)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNN]